Suara.com - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, meminta maaf kepada The Jakmania usai mencetak gol indah dari jarak jauh saat melawan Arema FC dalam laga BRI Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (9/12/2025). Sebab, golnya tak mampu antarkan tim meraih kemenangan.
Sembilan pemain Macan Kemayoran menyerah 1-3 kepada Singo Edan. Walaupun bermain dengan sembilan pemain, Persija bisa unggul lebih dahulu setelahh Ridho menciptakan gol indah pada menit ke-62.
Namun Arema membalasnya melalui tiga gol yang dibuat Pablo De Oliveira dan Dalberto, serta gol bunuh diri Muhammad Ferarri.
"Saya mewakili teman-teman, mohon maaf untuk hasil ini dan kita akan maju lagi ke depan menatap pertandingan selanjutnya," kata Ridho pada jumpa pers pasca laga di Stadion Patriot, Minggu.
Dia mengaku sangat kecewa timnya gagal mempertahankan rekor bagus di kandang.
Dengan bermain sembilan pemain sejak menit ke-37 setelah Maciej Gajos dan Gustavo Almeida mendapatkan kartu merah, kata Ridho, timnya berkomitmen membawa satu poin dari pertandingan ini.
Namun, perbedaan jumlah pemain di lapangan membuat semuanya berjalan begitu sulit.
"Kita tidak berpikir bahwa terjadi seperti ini di pertandingan. Tapi dua kartu merah ini sangat cepat dan semuanya bisa terjadi di sepak bola," kata bek berusia 23 tahun itu.
"Ketika sudah kejadian, kita harus berjuang semaksimal mungkin di lapangan, sebisa kita semua yang ada di lapangan untuk mempertahankan mungkin untuk seri. Dan ketika kita di locker room, di babak kedua, kita semuanya memiliki komitmen. Yaitu kita agar bisa minimal dapat satu poin," tambah dia.
Baca Juga: Dua Kartu Merah Jadi Bumbu Derita Persija Jakarta di Tangan Arema FC
Ini kekalahan pertama Persija di kandang sendiri setelah tak terkalahkan dari 12 pertandingan sebelumnya.
Mereka kini bergabung bersama Dewa United, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Bali United yang menelan satu kali kekalahan dari laga kandang.
Hasil ini membuat Persija tertahan pada posisi keempat dengan 43 poin dan terpaut 11 poin dari Persib di puncak klasemen. Sebaliknya, Arema naik ke posisi ketujuh dengan 39 poin.
(Antara)
Berita Terkait
-
Dua Kartu Merah Jadi Bumbu Derita Persija Jakarta di Tangan Arema FC
-
Hasil BRI Liga 1: Sembilan Pemain Persija Dibantai Arema FC 1-3
-
Jamu Arema FC Tanpa Penonton, Carlos Pena: Suasananya akan Dingin
-
Persija Kehilangan 20 Persen Kekuatan saat Lawan Arema, Pena: Secara Mental, Kami...
-
Dear Patrick Kluivert, 5 Pemain BRI Liga 1 Ini Jangan sampai Terpinggirkan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR
-
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
-
John Herdman Bersih-Bersih! 17 Pemain Dicoret dari Timnas Indonesia
-
Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama