Suara.com - Nama Jordy Kluitenberg menjadi sorotan karena ikut rombongan staf pelatih timnas Indonesia yang dalam perjalanan ke Tanah Air.
Staf pelatih timnas Indonesia bersiap untuk kumpul jelang pertandingan lawan Australia.
Patrick Kluivert sebelumnya sudah mendarat di Jakarta bersama Penasihat Teknis, Jordi Cruyff.
Baru-baru ini Alex Pastoor bersama Denny Landzaat sedang perjalanan menuju Indonesia.
Nah, dalam rombongan tersebut terdapat Quentin Jakoba yang ikut menuju ke Tanah Air.
Hal tersebut terlihat dari unggahan Instagram Stories Denny Landzaat.
Selain Quentin Jakoba, ada satu sosok yang juga masih asing bagi pecinta sepak bola Indonesia.
Usut punya usut, ia adalah Jordy Kluitenberg yang diyakini sebagai video analis timnas Indonesia.
Lantas siapakah sosok Jordy Kluitenberg yang ikut dalam rombongan staf pelatih timnas Indonesia?
Baca Juga: Rafael Struick Tidak Ikut Terbang ke Australia Meski Dipanggil Timnas Indonesia
Melansir dari Transfermarkt, Jordy Kluitenberg merupakan seorang video analis berasal dari Belanda.
Ia lahir pada 12 Oktober 1992 yang artinya usianya kini 32 tahun.
Rekam jejaknya sebagai analis sudah dimulai sejak 2020 lalu, ia bekerja di tim muda PEC Zwolle.
Jordy Kluitenberg kemudian dipromosikan ke PEC Zwolle U-21 pada 2021.
Video analis itu kemudian bekerja untuk SC Heerenveen pada 2022.
Nah, Jordy Kluitenberg ternyata juga sempat bekerja di bawah asuhan Patrick Kluivert.
Kala itu keduanya bekerja di klub Turki, Adana Demirspor sebanyak 20 pertandingan.
Setelah Patrick Kluivert hengkang pergi dari Adana Demirspor, Jordy Kluitenberg juga pindah.
Pada Juli 2024, analis pertandingan asal Belanda tersebut bekerja di tim Serie C - A Italia, Triestina.
Kini tampaknya Jordy Kluitenberg bakal membantu Patrick Kluivert lagi di timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Tak Ada Pemain Persib Dipanggil Timnas Indonesia, Atep: Bingung Yah
-
Menpora Bongkar Timnas Bahrain Minta Pakai Rantis Datang ke GBK
-
Thom Haye vs Joey Pelupessy, Siapa Layak Jadi Gelandang Bertahan Timnas Indonesia?
-
Patrick Kluivert Pernah Permalukan Tony Popovic, Terulang di Timnas Indonesia Vs Australia?
-
Nestapa Malaysia di Balik Suksesnya Naturalisasi Dean James ke Timnas Indonesia
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman
-
Dulu Ditunggu-tunggu, Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal ke Ole Romeny?
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions