Suara.com - Timnas Indonesia akan dijamu Australia pada lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C.
Kedua tim sesuai jadwal bakal bentrok di Sydney Stadium, Kamis (20/3/2025) sore WIB.
Laga itu cukup krusial bagi skuad Garuda yang diharapkan pulang membawa minimal satu poin untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia.
Meski demikian, mantan pemain Timnas Indonesia, Kas Hartadi meyakini jika skuad asuhan Patrick Kluivert itu bisa memenangkan pertandingan.
"Saya pikir lawan Australia kita bisa menang," kata Kas Hartadi kepada Suara.com, Rabu (19/3/2025) malam.
Pernyataan sosok yang membawa Timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 1991 di Filipina itu bukan tanpa alasan.
Menurutnya, komposisi pemain yang semakin lengkap termasuk hadirnya sederet pemain baru menjadi kekuatan utama.
Apalagi, lanjut dia, mayoritas pemain tim Merah Putih bermain di kompetisi kasta tertinggi Eropa dan mengisi tempat utama.
"Pemain-pemain kita kan beredar di Liga Eropa dan memang tampil bagus," jelas dia.
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Jebol Gawang Australia
Sosok asal Solo itu menambahkan, kemenangan atas Australia cukup krusial untuk menghadapi sisa pertandingan di babak ketiga.
"Kalau menang pasti kepercayaan diri tim akan bertambah. Apalagi setelah ini melawan Bahrain di kandang," paparnya.
Meski waktu mepet untuk berlatih, namun pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengisyaratkan adanya kejutan di pertandingan besok.
"Ada hal-hal yang tidak dapat saya jelaskan di sini. Tetapi akan ada beberapa hal yang berubah, tetapi itu hanya di antara kami," kata Kluivert dalam sesi pree match press conference melansir Reuters, Rabu (19/3/2025).
Saat ini, Australia berada di posisi kedua klasemen sementara dengan tujuh poin. Hasil ini diraih dari satu kemenangan, empat hasil imbang, dan satu kekalahan dari enam laga.
Australia unggul satu poin atas Indonesia yang berada di posisi ketiga dengan enam poin, hasil dari satu kemenangan, tiga seri dan dua kekalahan dari enam pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey