Suara.com - Statistik Pemain Timnas Indonesia vs Bahrain, Siapa yang Paling Bersinar?
Menilik statistik pemain Timnas Indonesia saat menghadapi Bahrain di Matchday ke-8 grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Siapa yang paling bersinar di laga ini?
Di Matchday ke-8 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia berhasil meraih positi kala menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (25/3).
Pada pertandingan tersebut, skuad Garuda berhasil mendapat tiga poin pasca menang dengan skor tipis 1-0 atas tamunya tersebut lewat gol Ole Romeny di menit ke-24.
Sejatinya tim Merah Putih bisa saja meraih kemenangan besar di atas 1-0. Hal ini menyusul banyaknya peluang yang dimiliki Jay Idzes dkk sepanjang laga.
Tercatat ada dua peluang emas yang harusnya bisa berbuah gol untuk Timnas Indonesia, yakni peluang Marselino Ferdinan dan Eliano Reijnders di paruh kedua.
Nahas, dua peluang yang didapat Marselino dan Eliano itu urung membuahkan gol usai bola hasil sepakan kedua pemain itu melambung jauh di atas mistar.
Meski gagal menang besar, setidaknya kemenangan 1-0 ini sudah cukup bagi Timnas Indonesia untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Kemenangan ini juga tak lepas dari penampilan apik para pemain Timnas Indonesia sepanjang 90 menit melawan Bahrain. Lantas bagaimana statistik para pemainnya? Berikut rangkumannya sebagaimana menyitat FotMob.
1. Maarten Paes
Baca Juga: Sindiran Keras Rekan Thom Haye usai Coach Justin Cs Ganggu Pemain Timnas di Lobi Hotel
Di pos penjaga gawang, Maarten Paes berhasil mencatatkan Clean Sheet. Catatan nirbobol ini tak lepas dari aksinya yang membuat 1 penyelamatan.
Tak hanya itu, Maarten Paes juga mampu melepaskan 14 operan sukses dari 28 percobaan atau memiliki akurasi operan sebesar 50 persen.
2. Rizky Ridho
Rizky Ridho menjadi nama yang menonjol di laga ini berkat aksi bertahannya yang mampu membuat 6 sapuan, 2 intersep, dan memenangkan 3 dari 4 duel di lapangan.
Salah satu aksi terbaiknya adalah saat menghalau bola di mulut gawang Timnas Indonesia, di saat Maarten Paes sudah mati kutu.
3. Jay Idzes
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, juga tampil solid di laga ini. Dirinya tercatat membuat 1 tekel, 3 sapuan, serta memenangkan 3 dari 5 duel di lapangan.
Berita Terkait
-
Pelatih Bahrain Dipecat Usai Mulut Besarnya Dibungkam Timnas Indonesia?
-
Rizky Ridho Disanjung Eks Penyerang Barcelona, Singgung Masa Depan
-
Alasan Patrick Kluivert Masih Ragu Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 meski Hajar Bahrain
-
Profil Ricky Kambuaya: Sinar Anak Sorong Tak Pernah Redup di Timnas Indonesia
-
Duet Maut Ole Romeny dan Marselino Ferdinan Berbuah Manis untuk Timnas Indonesia
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Bocoran Jersey Prancis Piala Dunia 2026: Logo Ikonik Retro 90-an Bikin Fans Les Bleus Terpikat
-
Persib vs Persija, Jordi Amat Ngebet Jegal Thom Haye dan Eliano Reijnders
-
Ivar Jenner Segera Dicoret FC Utrecht
-
Investasi Bodong Hancurkan Eks MU, dari Gaji Rp900 Juta Per Pekan hingga Bangkrut
-
Kenapa Media Belanda Sebut Ajax Rugi Bajak Jordi Cruyff dari PSSI?
-
Ruben Amorim Isyarat Utak-atik Komposisi Penyerang usai Trisula Mandul Lawan Wolves
-
Harga Tiket Piala Dunia 2025 Super Mahal, Suporter Inggris Bakal Boikot?
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Viktor Gyokeres Dikritik Jamie Carragher Anggap Arsenal Butuh Striker Tajam Demi Juara Liga Inggris
-
Persija Pilih Jalan Ksatria, Fight Sampai Akhir Tanpa Berharap Rival Tersandung di Super League