Suara.com - Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, mengungkapkan keingnannya melihat Rizky Ridho berkarier di Eropa pasca melihat penampilannya di laga kontra Bahrain, Selasa (25/3) lalu.
Di lanjutan grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Bahrain, Rizky Ridho menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian.
Bek berusia 23 tahun itu tampil superior dalam mengawal pertahanan skuad Garuda, dan berhasil mencatatan Clean Sheets atau nirbobol dengan kemenangan 1-0.
Salah satu aksi bertahan apik yang ditampilkan bek Persija Jakarta itu adalah kala dirinya menyapu bola dengan tandukannya tepat di mulut gawang yang dikawal Maarten Paes.
Belum lagi dengan kengototannya saat berlaga yang ditunjukkan Rizky Ridho di akhir-akhir laga, yakni dengan tetap tampil saat mengalami kram karena Timnas Indonesia tak bisa melakukan pergantian lagi.
Berkat aksi-aksi heroiknya di laga kontra Bahrain itu, pujian pun mengalir terus menerus untuk jebolan akademi Persebaya Surabaya itu.
Pujian tak hanya datang dari pendukung Timnas Indonesia semata, melainkan juga dari rekan-rekannya di tim Merah Putih. Salah satunya adalah Joey Pelupessy.
Joey Pelupessy yang baru pertama kalinya bermain bersama Rizky Ridho menilai etos kerja dan karakternya membuat gelandang keturunan Maluku itu terpesona.
“Tepat sekali. Etos kerjanya (Rizky Ridho), karakternya, membuat saya terkesan. Saya amat terkesan,” ucap gelandang Lommel SK itu, dikutip dari kanal YouTube The Haye Way.
Baca Juga: Balik ke Belanda, Eliano Reijnders Jadi Agen Bujuk Pemain Keturunan Indonesia
Pernyataan Joey Pelupessy ini kemudian ditanggapi oleh host Podcast tersebut, yakni Neal Petersen, yang mengaku dirinya mengidolai Rizky Ridho.
Bahkan karena karakter Rizky Ridho itu, Neal Petersen mengaku dirinya ingin melihat bek kelahiran Surabaya itu bermain di Eropa.
Pernyataan itu kemudian ditanggapi pula oleh Joey Pelupessy. Ia mengatakan bahwa dirinya dan para pemain Timnas Indonesia lainnya sempat bercanda sedikit dan meminta Rizky Ridho bermain di Eropa.
Bahkan para penggawa Timnas Indonesia yang bermain di Eropa secara terang-terangan memintanya agar datang dan berkarier di benua biru.
“Kami bercanda soal itu (berkarier di Eropa) sedikit di atas meja, dia (Rizky Ridho) ada di sana juga. Seperti ‘Ayo ke Eropa’,” tukas Joey Pelupessy.
Permintaan agar Rizky Ridho segera Abroad atau berkarier di luar negeri sendiri memang deras mengalir sejak beberapa tahun terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati