Suara.com - Kevin Diks baru-baru ini menyemprot pelatih FC Copenhagen, Jacob Neestrup. Bek Timnas Indonesia bahkan tak setuju dengan keputusan pelatihnya itu.
Bek keturunan Ambon itu mengaku tak setuju dengan keputusan Jacob Neestrup yang belakangan terus mencadangkannya di Liga Denmark atau Superliga.
Hal ini diungkapkan Kevin Diks yang diturunkan sebagai starter untuk pertama kalinya sejak Desember 2024 lalu, saat FC Copenhagen menghadapi Randers FC, Senin (31/3).
Usai laga kontra Randers FC, Kevin Diks mengaku bahwa dirinya merasa terhormat ditunjuk sebagai kapten oleh Jacob Neestrup dan dimainkan sebagai starter.
Meski senang ditunjuk sebagai kapten dan menjadi starter, bek berusia 28 tahun itu kesal dengan keputusan pelatihnya yang terus mencadangkannya sebelum laga kontra Randers FC.
“Saya senang ditunjuk menjadi kapten, dan itu merupakan kehormatan yang luar biasa. Saya mengenal klub ini dengan baik,” ujar Kevin Diks, dilansir dari Tipsbladet.
“Tapi saya tidak senang tidak bermain setiap saat, tetapi kami juga memiliki banyak pemain bagus di FCK. Tentu saja saya tidak setuju dengan pelatih tentang hal itu,” lanjutnya.
Banyak spekulasi jika keputusan Jacob Neestrup mencadangkannya karena Kevin Diks telah resmi meneken kontrak bersama Borussia Monchengladbach pada Januari lalu.
Hanya saja, mantan penggawa Fiorentina itu memilih mengabaikan spekulasi tersebut dan tetap Positive Thinking terhadap keputusan Jacob Neestrup yang mencadangkannya sejak awal tahun 2025.
Baca Juga: Didi Riyadi Kena Skakmat Kritik Timnas Indonesia: Dari 300 juta Penduduk Kenapa Belum Nikah
“Saya tidak akan membahasnya (transfer ke Borussia Monchengladbach). Kami punya banyak pemain bagus, tetapi saya tidak setuju bahwa saya tidak dimainkan.”
“Merupakan hal yang wajar dalam sepak bola untuk tidak setuju dengan pelatih. Itu tidak terjadi pada saya setelah liburan musim dingin,” pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, terakhir kali Kevin Diks turun sebagai starter bagi FC Copenhagen terjadi pada pekan ke-17 Superliga 2024/2025 saat melawan Nordsjaelland (2/12/24).
Di laga tersebut, Kevin Diks bahkan hanya bermain di babak pertama saja. Di awal babak kedua, Jacob Neestrup, menariknya dan menggantikannya dengan alasan taktikal.
Sejak laga kontra Nordsjaelland itu, Kevin Diks menghuni bangku cadangan dan menjadi pemain pengganti di empat laga Superliga dan sekali tak masuk skuad FC Copenhagen.
Meski terus dicadangkan di kancah liga, Kevin Diks terus dimainkan sebagai starter di laga-laga lainnya, yakni di Piala Denmark dan juga UEFA Conference League.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!