Suara.com - Inter Milan sukses singkirkan raksasa Bundesliga, Bayern Munich di babak perempat final Liga Champions, Kamis (17/4) dinihari WIB.
Anak asuh Simone Inzaghi itu lolos ke babak semifinal dengan menang agregat 4-3 dari Bayern Munich.
Pada laga dinihari tadi di Stadion Giuseppe Meazza, Inter Milan bermain imbang 2-2. Bayern yang kalah 1-2 di leg pertama menceta gol terlebih dahulu lewat aksi Harry Kane di menit ke-52.
Mental pemain Inter diuji. Menit ke-58, kapten Inter Lautaro Martinez sukses menyamakan kedudukan. Bahkan I Nerazzurri mampu unggul 2-1 di menit ke-61.
Sundulan eks pemain Bayern, Benjamin Pavard manfaatkan sepak pojok Hakan Calhanoglu meroobek gawang Bayern yang dijaga kiper muda Jonas Urbig.
Tertinggal 2-1, Bayern berusaha bangkit dan bisa menyamakan skor di menit ke-76 lewat gol pemain Inggris, Eric Dier.
Skor imbang 2-2 bertahan hingga akhir babak kedua, anak asuh Vincent Kompany pun tersingkir karena kalah agregat 3-4 dari Inter Milan.
Mampu melangkah ke babak semifinal, pelatih Inter Simone Inzaghi memuji mental anak asuhnya yang terus memberi tekanan ke pertahanan Bayern.
"Ini malam yang luar biasa di stadion kami, di hadapan para penggemar kami, melawan tim yang sangat kuat," ujar Inzaghi seperti dilansir dari sempreinter.com
Baca Juga: Real Madrid Gagal Remontada dari Arsenal, Carlo Ancelotti Bahas Masa Lalu
"Kami harus menjalani dua pertandingan hebat, mengerahkan segenap kemampuan kami. Para pemain bermain fantastis, ini adalah kemenangan yang harus dibagikan kepada seluruh keluarga Inter," lanjutnya.
Dijelaskan oleh Inzaghi, Inter Milan di musim ini menjalani dengan begitu banyak emosi. Meski begitu, skuat Inter masih bisa fokus pada hasil terbaik.
"Kami terus maju di musim yang panjang ini yang memberi kami begitu banyak emosi,"
"Bermain bagus di panggung ini bahkan melebih memuaskan karena Bayern tidak pernah menurunkan intensitas, tetapi kami membalas dengan pukulan demi pukulan," sambung Inzaghi.
"Penghargaan layak diiberikan kepada para pemain, yang bekerja keras dan berkorban bersama,"
Inter Milan Menang Agregat 4-3
Berita Terkait
-
Real Madrid Gagal Remontada dari Arsenal, Carlo Ancelotti Bahas Masa Lalu
-
Profil Seongnam FC, Klub Baru Shin tae-yong Bukan Ecek-ecek Langganan Juara Liga Champions
-
Real Madrid vs Arsenal: Carlo Ancelotti Jawab Spekulasi Pemecatannya Jika Tersingkir
-
Inter vs Bayern Munich, Inzaghi Waspada Potensi Comeback Bavaria
-
Gema 'Remontada' Jelang Real Madrid vs Arsenal, Bellingham: Ini Malam Khusus untuk Kami
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien