Suara.com - Indonesia dipastikan menjadi tuan rumah gelaran Piala AFF U-23 2025 yang akan berlangsung pada 15 hingga 31 Juli mendatang. Turnamen yang mempertemukan tim-tim nasional U-23 dari kawasan Asia Tenggara ini akan menjadi momentum penting bagi sepak bola tanah air, terutama dalam pembinaan pemain muda yang merupakan masa depan Timnas senior.
Kepastian status tuan rumah Indonesia untuk Piala AFF U-23 2025 dikonfirmasi oleh anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga.
Meskipun sudah diumumkan, hingga kini PSSI belum menetapkan kota atau stadion mana yang akan menjadi pusat penyelenggaraan turnamen kelompok umur ini. Proses penentuan lokasi masih dalam tahap pembahasan internal.
Menjadi tuan rumah Piala AFF U-23 adalah sebuah pencapaian baru bagi Indonesia. Sejak pertama kali digelar pada tahun 2005, turnamen ini hanya dilaksanakan di dua negara yaitu Thailand dan Kamboja.
Dengan menjadi penyelenggara edisi kelima ini, Indonesia mencatat sejarah sebagai negara ketiga yang dipercaya ASEAN Football Federation (AFF) untuk menghelat ajang prestisius ini.
Piala AFF U-23 merupakan bagian dari rangkaian kompetisi kelompok usia yang diselenggarakan AFF guna mengasah potensi pemain muda di kawasan Asia Tenggara.
Ajang ini menjadi panggung awal para pemain muda untuk menunjukkan kualitas mereka dan menjadi batu loncatan menuju Timnas senior.
Meski tidak sepopuler Piala AFF senior, turnamen ini kerap menyuguhkan laga-laga menarik dan penuh semangat.
Sejak dilaksanakan pertama kali pada 2005 di Thailand, turnamen ini mengalami jeda yang cukup panjang. Edisi kedua baru digelar pada 2019 di Kamboja, disusul dua edisi berikutnya pada 2022 dan 2023.
Baca Juga: Komisi X DPR Kaget PSSI Dapat Anggaran Rp199,7 Miliar, Erick Thohir Didesak Bereskan 'Mafia Bola'
Piala AFF U-23 2022 dan 2023 diadakan secara berturut-turut di Kamboja dan Thailand. Kini, Indonesia mengambil tongkat estafet sebagai tuan rumah edisi kelima.
Tim nasional Vietnam saat ini berstatus sebagai juara bertahan setelah meraih gelar juara pada Piala AFF U-23 2023.
Dalam partai final melawan Indonesia, pertandingan harus ditentukan lewat drama adu penalti setelah skor kacamata bertahan hingga waktu normal usai.
Hasil tersebut membuat Vietnam mencatatkan back-to-back champion setelah pada 2022 juga berhasil merebut gelar juara usai menaklukkan Thailand 1-0 di final.
Bagi Indonesia, ajang ini juga memiliki makna historis. Garuda Muda pernah meraih kejayaan di edisi kedua tahun 2019 yang digelar di Kamboja.
Di bawah arahan pelatih Indra Sjafri, Timnas U-23 sukses mengalahkan Thailand 2-1 di partai final dan mencatatkan diri sebagai juara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan