Suara.com - Asnawi Mangkualam berpotensi menghadapi Alejandro Garnacho lagi. Bagaimana dengan statistik Asnawi di pertemuan sebelumnya?
Dalam pengumuman resmi yang dilansir dari Seasia Goal, hingga saat ini AFF (Federasi Sepak Bola Asia Tenggara) telah memanggil 17 pemain ke skuad ASEAN All Stars.
Skuad ini nantinya akan menjadi lawan dari Manchester United pada Rabu, 25 Mei 2025, di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia.
Dalam skuad ASEAN All Stars, dua nama dari Indonesia turut masuk, yakni Asnawi Mangkualam dan Muhammad Ferarri, bergabung bersama pemain-pemain top dari negara Asia Tenggara lainnya, bahkan bersanding dengan nama beken seperti Ezequiel Aguero dari Malaysia.
Bagi Asnawi, salah satu penggawa andalan MU saat ini, Alejandro Garnacho, merupakan sosok yang pernah dihadapi sebelumnya.
Momen itu terjadi saat Timnas Indonesia menjamu Argentina pada laga persahabatan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), 19 Juni 2023.
Saat itu Timnas Indonesia yang masih dilatih oleh Shin Tae-yong, harus mengakui keunggulan kampiun Piala Dunia 2022 dengan skor 0-2.
Meski kalah, Asnawi menjadi salah satu pemain Indonesia yang namanya bersinar dan jadi bahan perbincangan.
Bukan tanpa alasan, pemain yang kini membela Port FC itu berhasil membuat winger Garnacho mati kutu dan kesulitan sepanjang bermain.
Baca Juga: Liga Europa dan Harapan Terakhir Manchester United Hindari Bencana Finansial
Asnawi Mangkualam Bahar dipasang sebagai starter sekaligus kapten di laga itu, sedangkan Garnacho baru masuk di menit ke-60 menggantikan Nicholas Gonzalez.
Sepanjang 30 menit berada di atas lapangan, Garnacho hanya mampu melepas satu tembakan, dua kali kehilangan bola, dan enam kali kalah duel.
Salah satu penyebab tidak menonjolnya penampilan Garnacho adalah pertahanan solid dari Asnawi. Pemain 24 tahun itu mampu melakukan empat kali tekel sukses.
Dua di antara tekel itu dilakukan kepada Garancho. Saking ketatnya penjagaan Asnawi, publik sampai menyebut Garnacho “dikolongi” oleh Asnawi.
Asnawi juga mampu melakukan tiga kali intersep yang salah satunya dilakukan kepada Garnacho, dan empat kali melakukan sapuan yang di antaranya ada yang dilakukan saat Garnacho menguasai bola.
Pada laga ASEAN All Stars vs Manchester United nanti, Garnacho memang belum tentu ikut atau bermain karena ada agenda Timnas Argentina juga yang harus diikuti olehnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan