Meski begitu, Diks masih menyimpan harapan untuk bisa kembali merumput sebelum musim ditutup. “Saya memilih untuk tetap berharap bahwa ini mungkin bukan akhir,” ungkapnya.
Absennya Diks menjadi kehilangan besar bagi Copenhagen, terutama karena klub masih harus menjalani enam pertandingan tersisa di Championship round Liga Denmark, serta dua leg semifinal di ajang DBU Pokalen atau Piala Denmark.
Tak hanya di level klub, cedera Diks juga berdampak langsung pada Timnas Indonesia. Bek berusia 28 tahun itu sangat diandalkan dalam skema permainan Patrick Kluivert, terutama untuk laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi China pada 5 Juni dan Jepang pada 10 Juni mendatang.
Dengan kemungkinan absen atau setidaknya tidak dalam kondisi prima, Tim Garuda patut waspada. Sebab, Diks adalah pilihan utama di sektor bek kanan dan kehadirannya sangat vital dalam menjaga keseimbangan pertahanan.
Kini, baik FC Copenhagen maupun Timnas Indonesia hanya bisa menanti perkembangan kondisi Kevin Diks. Harapan masih ada, namun seperti yang disampaikan pelatih Neestrup: “segala sesuatunya memang tidak terlalu cerah.”
Berita Terkait
-
3 Pemain Timnas Indonesia Cedera Jelang Laga Krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Pelatih Merasa Miris Kevin Diks Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
Akhiri Musim Lebih Cepat, Pelatih FC Copenhagen: Perpisahan Sangat Menyedihkan untuk Kevin Diks
-
Berpotensi Absen Bela Timnas Indonesia Lawan China dan Jepang, Kevin Diks: Seperti Itu Kenyataannya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026