"Saya rasa saya tidak bisa menangani Liga Primer. Semuanya begitu cepat dan fisik dengan banyak pertandingan. Mungkin di Bundesliga."
"Saya tidak begitu mengenal Serie A, tetapi saya rasa sejumlah pemain dari tim kami dapat bersaing di sana. Mungkin LaLiga, tidak banyak pemain Belanda yang bermain di sana, terutama di klub-klub kecil," jelasnya.
Calvin Verdonk Pilihan Lini Belakang Timnas Indonesia
Sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Calvin Verdonk langsung menjelma menjadi salah satu pemain kunci di tubuh Timnas Indonesia.
Bek kiri yang lahir di Belanda ini menunjukkan performa konsisten, baik saat membela klubnya maupun saat mengenakan seragam Merah Putih.
Di level klub, Verdonk merupakan pemain penting bagi NEC Nijmegen di Eredivisie, kasta tertinggi Liga Belanda.
Permainannya yang lugas, disiplin, dan memiliki kemampuan umpan silang yang akurat membuatnya menonjol di posisi bek kiri.
Gaya bermainnya yang modern dan fleksibel menjadikannya aset berharga, baik dalam bertahan maupun membantu serangan.
Tak heran jika Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, langsung memberikan kepercayaan penuh kepada Verdonk sejak ia resmi memperkuat Garuda.
Baca Juga: Leicester City: 9 Tahun Lalu Juara Kini Berakhir Terdegradasi
Bek berusia 27 tahun ini hampir selalu menjadi pilihan utama di lini belakang, menunjukkan kualitas dan pengalaman yang membuatnya sulit tergantikan.
Saat tongkat kepelatihan berpindah ke tangan Patrick Kluivert, Verdonk tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari rencana besar Timnas Indonesia.
Kluivert, yang dikenal sebagai pelatih yang menekankan transisi cepat dan organisasi lini belakang yang solid, tampaknya melihat Verdonk sebagai sosok yang mampu mengimbangi standar permainan tingkat tinggi.
Dengan pengalaman bermain di kompetisi Eropa dan kemampuan bertahan yang solid, Verdonk tidak hanya berperan sebagai pemain inti, tetapi juga menjadi panutan bagi pemain muda Indonesia lainnya.
Karakternya yang tenang dan profesional memberi pengaruh positif di ruang ganti.
Verdonk diperkirakan akan kembali dipanggil oleh Kluivert untuk menghadapi dua laga krusial dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi China pada 5 Juni 2025, lalu dilanjutkan dengan pertandingan melawan Jepang pada 10 Juni 2025.
Dua laga ini akan menjadi ujian berat bagi skuad Garuda, dan pengalaman Verdonk di level internasional diharapkan mampu menjadi pembeda, khususnya untuk meredam agresivitas lini depan lawan yang dikenal cepat dan tajam.
Kehadiran Verdonk juga menambah kedalaman skuat di sektor pertahanan. Bersama pemain-pemain seperti Jordi Amat, Elkan Baggott, dan Sandy Walsh, ia menjadi bagian dari generasi baru Timnas Indonesia yang kini tak hanya bermimpi, tapi juga bersaing nyata di panggung internasional.
Berita Terkait
-
Leicester City: 9 Tahun Lalu Juara Kini Berakhir Terdegradasi
-
Liverpool Diambang Juara Liga Inggris, Arne Slot: Ini Momen yang Istimewa
-
Adu Nasib dengan Timnas Indonesia, China Ikut Alami Badai Cedera
-
Tak Ada Pemain Utama Timnas di ASEAN All Stars, Skuat Garuda Terhindar dari Kerugian Besar!
-
Calvin Verdonk di Jakarta: Mau Ngopi Saja Susah!
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Selamat! Justin Hubner Resmi Nikahi Selebgram Jennifer Coppen
-
Wataru Endo Mundur dari Jepang, Rekan Setim Kevin Diks Jadi Penggantinya
-
Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe sebagai Kandang untuk Super League 2026/2027
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil