Lahir di Zaandam, Belanda, pada 7 Agustus 2003, Kayne membawa darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Surabaya.
Meski neneknya adalah warga negara Belanda, ia lahir dan besar di Indonesia pada masa Hindia Belanda. Secara historis, latar belakang ini menjadikan sang nenek tergolong sebagai Blijvers—kategori yang juga melekat pada Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia saat ini.
Performa Kayne di musim 2024/2025 membuatnya kian diperhitungkan di sepak bola Eropa. Saat ini ia membela FC Volendam, klub yang tengah bersaing untuk promosi ke kasta tertinggi Liga Belanda. Andai FC Volendam berhasil naik ke Eredivisie, nama Kayne diprediksi akan semakin bersinar.
Bahkan, dua klub raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven, dikabarkan tengah memantau perkembangan sang kiper. Ketertarikan dari tim-tim besar ini tentu menjadi sinyal kuat bahwa Kayne memiliki potensi besar untuk menjadi penjaga gawang top masa depan.
Namun, perjalanan karier Kayne tidak terjadi dalam semalam. Ia memulai langkahnya dari level bawah bersama klub-klub kecil, mulai dari OFC Oostzaan pada 2012, kemudian FC Purmerend (2012–2013), Purmersteijn (2013–2015), HVV Hollandia (2015–2018), dan akademi muda AFC Amsterdam (2018–2021). Proses panjang itu akhirnya membuahkan hasil ketika ia direkrut FC Volendam U-21 pada pertengahan 2021.
Hanya dalam dua tahun, ia sukses menembus skuad senior FC Volendam dan tampil mengesankan di kompetisi Eerste Divisie musim ini.
Konsistensi dan kerja kerasnya pun mulai membuka jalan untuk tampil di level internasional, termasuk kemungkinan membela Timnas Indonesia jika proses naturalisasi berjalan lancar.
Dengan usia muda, pengalaman kompetitif di Eropa, dan darah Indonesia dalam dirinya, Kayne van Oevelen menjadi salah satu prospek menarik yang patut diikuti kiprahnya oleh para pencinta sepak bola nasional.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Baca Juga: Persaingan Sengit! Kiper Jangkung Keturunan Surabaya Dikabarkan Siap Gabung Timnas Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan
-
Hansamu Yama Jadi Pahlawan Kemenangan Arema FC atas Persijap
-
Tak Lagi Tinggal di Hotel, Marcus Rashford Dipastikan Angkat Koper dari Manchester United