Jika cederanya belum pulih dan absen pada Juni nanti, Kluivert harus memutar orak untuk mencari pemain yang punya kemampuan versatile soal posisi serupa Kevin Diks.
Skenario Ideal Timnas Indonesia di Akhir Putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
Timnas Indonesia masih berjuang keras di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Saat ini, skuad Garuda menempati peringkat keempat di klasemen sementara Grup C dengan koleksi sembilan poin dari enam pertandingan yang telah dilakoni.
Persaingan di grup ini sangat ketat. Jepang berada di puncak klasemen dengan 20 poin, disusul oleh Australia yang mengantongi 13 poin, dan Arab Saudi di posisi ketiga dengan 10 poin. Sementara itu, Bahrain dan China membuntuti Indonesia di posisi kelima dan keenam, masing-masing dengan enam poin.
Meski belum berada di zona aman, kans Indonesia untuk melaju ke babak keempat bahkan lolos langsung ke Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar. Kemenangan atas China menjadi kunci utama dalam membuka jalan menuju skenario terbaik.
Jika Timnas mampu meraih kemenangan di laga melawan China, total poin akan meningkat menjadi 12. Hasil ini secara otomatis menutup peluang China untuk mengejar, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan.
Namun, nasib Indonesia juga akan sangat dipengaruhi oleh hasil pertandingan antara Arab Saudi melawan Bahrain. Skenario ideal bagi skuad Garuda adalah jika laga tersebut berakhir imbang. Dengan hasil seri, Bahrain hanya akan naik menjadi tujuh poin dan tak lagi mampu menyalip Indonesia, sedangkan Arab Saudi tetap unggul satu poin saja.
Kondisi ini berpotensi membawa Indonesia naik ke posisi ketiga klasemen, yang berarti otomatis lolos ke babak keempat kualifikasi, bahkan sebelum pertandingan terakhir melawan Jepang digelar.
Lebih menarik lagi, jika Jepang berhasil mengalahkan Australia di laga lainnya, maka poin Australia akan tetap tertahan di angka 13. Ini membuka peluang bagi Indonesia untuk memburu posisi runner-up grup—syaratnya, timnas harus mampu mencuri poin saat bertandang ke markas Jepang.
Baca Juga: Punya Kualitas, 3 Pemain Timnas Indonesia U-23 Ini Layak Abroad
Dalam situasi tersebut, tekanan mental akan berkurang drastis karena tiket ke babak keempat sudah diamankan. Justru, laga kontra Jepang bisa menjadi ajang bagi para pemain bermain lepas tanpa beban dan mengejar hasil optimal.
Sejarah mencatat, sejak kemerdekaan, Indonesia belum pernah tampil lagi di putaran final Piala Dunia. Satu-satunya partisipasi tercatat pada tahun 1938 saat masih bernama Hindia Belanda.
Jika berhasil menembus Piala Dunia 2026, itu akan menjadi pencapaian monumental dalam sejarah sepak bola Tanah Air. Mimpi besar ini tidak hanya milik timnas dan federasi, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia yang mendambakan kejayaan di panggung dunia.
Kini, semua mata tertuju pada tim Garuda. Performa solid para pemain, dukungan penuh dari suporter, dan strategi cermat dari pelatih akan menjadi penentu apakah sejarah baru bisa terukir pada tahun 2025 ini.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit