Suara.com - Performa gemilang Kevin Diks dan Jay Idzes di kancah sepak bola Eropa musim 2024/2025 sukses membuat bangsa Indonesia bangga. Dua pemain keturunan ini mencatatkan statistik luar biasa bersama klub mereka masing-masing.
Kiprah keduanya juga berdampak langsung terhadap peningkatan kekuatan Timnas Indonesia, yang saat ini memiliki peluang besar untuk menembus putaran final Piala Dunia 2026.
Skuad Garuda kini menempati peringkat keempat Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia dengan koleksi 9 poin, hanya terpaut satu angka dari Arab Saudi dan empat poin dari Australia.
Dengan dua laga tersisa melawan China dan Jepang, asa untuk lolos tetap terbuka lebar.
Kevin Diks: Bek Tajam dari FC Copenhagen Menuju Bundesliga
Musim ini, Kevin Diks tampil konsisten bersama FC Copenhagen. Pemain berusia 28 tahun itu mencatatkan 42 penampilan di semua kompetisi, mencetak 10 gol dan 4 assist — catatan fantastis untuk seorang pemain bertahan. Ia juga berkontribusi di ajang UEFA Conference League dengan 15 penampilan.
Meski harus mengakhiri musim lebih cepat karena cedera, Diks tetap optimistis bisa kembali sebelum musim benar-benar usai.
Menariknya, musim depan ia akan bergabung dengan Borussia Monchengladbach di Bundesliga Jerman, langkah yang menunjukkan pengakuan atas kualitasnya di kancah Eropa.
Kepindahan ini sekaligus menjadi sinyal positif bahwa pemain Indonesia mampu menembus liga top dunia dengan performa dan dedikasi yang konsisten.
Baca Juga: Bocoran Eksklusif dari Belanda: Simon Tahamata Jadi Dirtek Timnas Indonesia?
Jay Idzes: Sang Kapten Muda yang Membanggakan di Serie A
Sementara itu, Jay Idzes mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang berkompetisi di Serie A Italia. Bersama Venezia, bek tengah berusia 24 tahun itu telah bermain dalam 31 laga sepanjang musim ini, termasuk mencetak satu gol penting ke gawang raksasa Juventus.
Kepercayaan tinggi diberikan kepadanya dengan ban kapten yang disematkan dalam 11 pertandingan berturut-turut. Konsistensi dan kepemimpinan Idzes tidak hanya terlihat di klub, tetapi juga saat membela Timnas Indonesia di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia, di mana ia selalu tampil penuh di setiap pertandingan.
Profil Singkat Kevin Diks dan Jay Idzes
Kevin Diks lahir di Apeldoorn, Belanda, pada 6 Oktober 1996. Ia memiliki darah Indonesia dari sang ibu, Natasja Diks-Bakarbessy, yang berasal dari Desa Waai, Ambon, Maluku Tengah. Setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada November 2024, Diks langsung menjadi bagian penting dari skuad Garuda.
Kariernya dimulai di akademi Vitesse, berlanjut ke Fiorentina, dan sempat membela Feyenoord serta Empoli. Bersama FC Copenhagen, Diks meraih berbagai prestasi, termasuk dua gelar Danish Superliga (2021/2022 dan 2022/2023) dan satu Danish Cup (2022/2023). Kini, bersama Monchengladbach, Diks siap mengukir cerita baru di Bundesliga.
Dengan postur 186 cm dan pengalaman berlaga di berbagai kompetisi elit, Diks diharapkan menjadi tambahan berharga untuk pertahanan Monchengladbach, yang saat ini menempati posisi kedelapan di klasemen Bundesliga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam