Menurut data Transfermarkt, Dean hanya menjadi starter di 25% pertandingan, dan rata-rata hanya bermain 35 menit per laga.
Tingkat partisipasinya dalam proses gol tim juga cukup rendah, hanya sekitar 14 persen. Meski demikian, pengalamannya di level senior tetap menjadi nilai plus tersendiri dibandingkan pemain muda lainnya.
Mauro Zijlstra – Mesin Gol Muda Volendam U-21
Sementara itu, Mauro Zijlstra merupakan pemain muda berusia 20 tahun yang bermain untuk Volendam U-21. Meski masih berkiprah di tim muda, Mauro menunjukkan ketajaman luar biasa di lini depan.
Pada musim Spring 2024–2025 Divisi Kedua U-21 Belanda, Mauro berhasil mencetak 6 gol dan 1 assist hanya dalam 6 pertandingan, dengan total waktu bermain 362 menit.
Tak berhenti di situ, performanya makin tajam pada musim Fall 2024–2025, di mana ia mencatatkan 9 gol dan 3 assist dari 12 pertandingan, dengan total menit bermain 959 menit.
Dengan tinggi badan 1,88 meter, Mauro juga memiliki postur ideal sebagai penyerang tengah. Fisiknya yang kuat membuatnya unggul dalam duel udara dan duel fisik dengan bek lawan.
Di usianya yang masih muda, Mauro juga masih sangat mungkin untuk memperkuat berbagai kelompok umur Timnas Indonesia seperti U-20, U-22, atau U-23.
Siapa yang Lebih Layak?
Baca Juga: Baru Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Cetak Gol Debut di Klubnya
Baik Dean Zandbergen maupun Mauro Zijlstra menunjukkan ketertarikan yang kuat untuk memperkuat Timnas Indonesia. Namun keduanya membawa cerita dan tantangan yang berbeda.
Dean memiliki pengalaman lebih banyak di level profesional meski kontribusi golnya belum terlalu menonjol, sedangkan Mauro menawarkan produktivitas tinggi dan potensi besar di usia yang jauh lebih muda.
Kini bola berada di tangan PSSI. Akankah mereka segera memproses salah satu, atau bahkan keduanya, demi menambal lini serang skuad Garuda yang masih kekurangan penyerang murni?
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Baru Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Cetak Gol Debut di Klubnya
-
Sama-sama Pemain Keturunan Depok, Miliano Jonathans dan Dean Zanbergen Kariernya Bak Bumi Langit
-
Penyerang Jangkung 23 Tahun Kasih Kode ke PSSI, Calon Penerus Ragnar dan Ole Romeny
-
Dean Zandbergen: Ibuku dari Depok
-
Profil Dean Zandbergen, Penyerang Keturunan Klub Liga 2 Belanda Lagi Ditaksir PSSI
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung