Suara.com - Manajemen Persija Jakarta menunjuk Ricky Nelson sebagai caretaker usai dipecatnya Carlos Pena dari jabatan pelatih kepala. Lantas, seberapa hebat sosok Ricky Nelson?
Sekadar informasi, Ricky Nelson awalnya adalah asisten pelatih Carlos Pena. Ia juga bertanggung jawab terhadap tim development Macan Kemayoran.
Nama Ricky Nelson sejatinya sering kita dengar. Ia sudah banyak malang melintang di berbagai klub termasuk juga tim-tim akademi sepak bola.
Pria kelahiran Kupang, 25 Juli 1980 itu pertama kalinya bertugas sebagai pelatih kepala pada 2017. Ia ditugaskan menjadi pelatih sementara Borneo FC menyusul kepergian Dragan Djukanovic.
Bersama dengan Borneo FC, ia memimpin tim berjuluk Pesut Etam itu dalam lima laga. Catatannya adalah dua kali menang, sekali imbang, dan dua kali kalah.
Setelah itu, ia diberi tugas untuk menukangi Borneo FC U-19, sementara posisi pelatih kepala saat itu diisi oleh Iwan Setiawan.
Setelah cabut meninggalkan Borneo FC, Ricky Nelson kemudian bergabung ke Persika Karawang. Ia mengabdi di sana sejak Desember 2017 untuk mengarungi Liga 2 2018 hingga akhirnya mengundurkan diri pada Juli 2018.
Lalu, Ricky Nelson merapat ke Persik Kendal sebagai pelatih kepala. Menariknya, debutnya kala itu langsung jumpa dengan bertemu tim yang baru saja ditinggalkannya, Persika karawang.
Laga yang berlangsung pada 4 Agustus 2018 itu berakhir dengan skor 1-0 untuk Persik Kendal. Tentu ini menjadi debut manis buat Ricky Nelson.
Baca Juga: Malut United FC Bertekad Jaga Poin Penuh, Gelar Juara Persib Bandung Bisa Tertunda?
Ricky Nelson kemudian berlabuh ke Sulut United FC di mana dirinya bertahan cukup lama, yakni sejak 2019 hingga akhir musim 2021.
Ia sukses menjaga Sulut United tidak turun ke Liga 3 dan bahkan melaju hingga babak delapan besar Liga 2 2021.
Pelatih 44 tahun itu melanjutkan perjalanannya dengan menukangi Persipura Jayapura di Liga 2 2022/2023 hingga kontraknya habis pada Januari 2023.
Setelah itu, Ricky Nelson bergabung dengan Persija Jakarta pada Juli 2024 sebagai direktur akademi sekaligus asisten pelatih.
Kepergian Carlos Pena membuat Ricky Nelson kini harus mengemban tugas berat dalam empat laga terakhir Persija Jakarta di Liga 1 2024/2025. Sebagaimana diketahui, tim berjuluk Macan Kemayoran itu memiliki target untuk bisa finis di empat besar musim ini.
Saat ini, Persija Jakarta duduk di posisi keenam dengan torehan 47 poin. Posisinya baru saja digeser Bali United FC yang sukses meraih kemenangan 4-0 atas PSIS Semarang pada laga pekan ke-31 kemarin.
Berita Terkait
-
Malut United FC Bertekad Jaga Poin Penuh, Gelar Juara Persib Bandung Bisa Tertunda?
-
Djadjang Nurdjaman Balik ke Persib, Bagaimana Nasib Bojan Hodak?
-
Persija Pecat Carlos Pena, Eks Barcelona: Saya Sedih dan Frustasi
-
Malut United Siap Tunda Gelar Juara Persib Bandung
-
Misi Sulit Persib Bandung, Wajib Taklukkan Malut United Demi Pastikan Juara
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga