Suara.com - Bek Timnas Vietnam musuh besar masyarakat Indonesia, Doan Van Hau, dikabarkan segera merumput kembali usai dua tahun cedera.
Kabar Doan Van Hau segera merumput kembali setelah dua tahun cedera menjadi angin segar bagi pelatih Vietnam, Kim Sang-sik.
Doan Van Hau mengalami cedera sejak September 2023, hingga kini ia hanya berkutat dengan proses pemulihan cederanya.
Baru-baru ini, Doan Van Hau membagikan kabar bahwa ia selesai menjalani operasi pengangkatan pelat di kakinya.
Dan setelah itu, Van Hau hanya butuh pemulihan lebih lanjut sebelum merumput ke lapangan lagi.
"Saya baru selesai menjalani operasi melepas pelat dan memasang sekrup untuk masuk fase rehabilitasi. Saya berharap dapat segera kembali dengan saudara-saudara dan rekan setim saya di CAHN," tulis Van Hau di media sosialnya.
Van Hau juga sempat terlihat berada di stadion dalam laga CAHN FC melawan PSM Makassar di semifinal leg kedua ACC 2024.
Ia beruntung bisa menjadi saksi kemenangan CAHN FC atas PSM Makassar dengan skor 2-0.
Kemenangan yang membawa klub Vietnam melaju ke partai final ASEAN Club Championship 2024-2025.
Baca Juga: 3 Calon Pengganti Denny Landzaat Jika Hengkang dari Timnas Indonesia
Terlepas dari itu, musuh masyarakat Indonesia itu diharapkan bisa segera kembali bermain setelah dua tahun absen.
"Ini menjadi kabar baik dari bek asal Thai Binh, khususnya klub CAHN dan penggemar Timnas Vietnam pada umumnya," tulis Soha.vn.
Doan Van Hau bukan sosok asing bagi publik Tanah Air, ia biang kelai cedera Evan Dimas di final SEA Games 2019.
Karena aksi kotornya, Evan Dimas cedera dan bahkan sampai dibuat duduk di kursi roda pada saat itu.
Cedera yang sangat memengaruhi karier Evan Dimas sebagai pesepak bola andalan Timnas Indonesia saat itu.
Itulah mengapa Doan Van Hau disebut sebaga musuh masyarakat Indonesia hingga saat ini.
Berita Terkait
-
3 Calon Pengganti Denny Landzaat Jika Hengkang dari Timnas Indonesia
-
3 Kerugian Denny Landzaat Jika Putuskan Hengkang dari Timnas Indonesia Demi Willem II Tilburg
-
Ole Romeny Mendamba Atmosfer GBK, Titip Pesan Ini Jelang Timnas Indonesia vs China
-
Nicholas Indra Mjosund, Pemain Keturunan Solo yang Bisa Jadi Senjata Baru Timnas Indonesia U-17
-
Elkan Baggott Stres dan Tertekan, Ungkap Cita-cita Masa Kecil Bukan Pesepak Bola
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey