Suara.com - Pelatih Marselino Ferdinan di Oxford United, Gary Rowett mengungkapkan anak asuhnya mendapatkan penghargaan yang pantas karena perjuangannya.
Oxford United menjalani laga terakhirnya di Divisi Championship musim ini dengan hasil imbang lawan Swansea City, Sabtu (3/5/2025).
Dalam pertandingan tersebut, klub berjuluk The U's menahan imbang The Swans dengan skor 3-3.
Oxford United sempat tertinggal tiga kali dari Swansea City, tapi mampu bangkit menyamakan kedudukan.
Pertandingan ini juga menjadi sorotan publik Tanah Air, karena Marselino Ferdinan mencatatkan debutnya.
Gary Rowett memainkan Marselino Ferdinan di menit ke-77 menggantikan peran Ole Romeny.
Pelatih Oxford United tersebut menganggap laga Swansea City vs Oxford United berjalan cukup unik.
"Itu adalah laga yang aneh, laga sangat sengit," ucap Gary Rowett dikutip dari Oxford Mail.
"Ada banyak peluang dan banyak gol dan pertandingan terakhir yang cukup seru rasanya seperti ada sesuatu di dalamnya," sambungnya.
Baca Juga: Selamat Tinggal Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, Bos Oxford Kasih Isyarat
Menurut pelatih Marselino Ferdinan itu, baik Swansea City dan Oxford United ingin meraih kemenangan di laga pamungkas Divisi Championship.
"Saat pertandingan dimulai, kedua kesebelasan ingin menang dan kedua pelatih ingin menang," kata Gary Rowett.
"Saya pikir kami memulai pertandingan dengan baik, menciptakan momen yang bagus di awal pertandingan, tapi gagal dimanfaatkan dan itu mengecewakan," imbuhnya.
Pelatih berusia 51 tahun tersebut mengakui bahwa kebobolan tiga gol menjadi hal buruk bagi The Yellow.
"Kebobolan tiga gol dengan cara seperti itu, menurut saya sangat buruk dan bukan seperti yang kami biasa," jelas pelatih Oxford United.
Meski begitu, Gary Rowett tetap memberikan pujian kepada anak asuhnya karena bisa mencetak gol penyeimbang jelang akhir pertandingan.
"Mencetak gol pada menit ke-93 mungkin adalah penghargaan yang pantas untuk usaha yang telah dilakukan pemain dalam jangka waktu yang lama," tegas pelatih Marselino Ferdinan.
Adapun Oxford United mengakhiri Divisi Championship dengan finis di urutan ke-17.
Marselino Ferdinan dkk meraih 53 poin dari 46 pertandingan yang dijalani.
Statistik Marselino Ferdinan vs Swansea
Marselino Ferdinan kembali memberikan sinyal kuat bahwa dirinya pantas diperhitungkan di skuad Oxford United.
Dalam laga kontra Swansea City, pemain muda asal Indonesia itu memang hanya diturunkan selama 13 menit.
Namun, waktu yang singkat tak menghalangi Marselino untuk tampil efektif dan memberi dampak positif.
Mengacu pada data dari Sofascore, Marselino sukses mencatatkan lima umpan dengan akurasi sempurna, 100 persen.
Hal ini mencerminkan kemampuannya dalam membaca situasi di lapangan serta menjaga aliran permainan tetap berjalan lancar.
Sebagai pemain yang baru masuk di penghujung pertandingan, konsistensi seperti ini bukanlah hal yang mudah dilakukan.
Kontribusinya tak berhenti di distribusi bola.
Dalam aspek fisik, Marselino turut menunjukkan kualitas. Ia terlibat dalam dua duel darat dan berhasil memenangkannya semua.
Ini menunjukkan bahwa meskipun posturnya tidak terlalu besar, ia punya determinasi tinggi dan kesiapan fisik yang mumpuni.
Lebih dari itu, Marselino juga sempat dilanggar satu kali oleh pemain Swansea.
Fakta ini menandakan bahwa gerakannya cukup mengancam dan mampu menciptakan tekanan bagi lini belakang lawan.
Walau belum mencetak gol atau assist, kehadirannya memberi pengaruh terhadap ritme permainan tim.
Penampilan ini seolah menjadi pesan tersirat bagi pelatih, bahwa Marselino siap diberi tanggung jawab lebih besar.
Dengan konsistensi seperti ini, menit bermain lebih banyak bukanlah hal yang mustahil untuk didapatkannya.
Berita Terkait
-
Perbandingan Menit Bermain Marselino Ferdinan Vs Nathan Tjoe-A-On di Divisi Championship
-
Perbandingan Karier Marselino Ferdinan vs Nathan Tjoe-A-On di Kasta Kedua Liga Inggris
-
Profil Gary Rowett, Pelatih yang Beri Kesempatan Marselino Ferdinan Debut di Championship
-
Statistik Marselino Ferdinan vs Swansea City: Akurasi Umpan 100 Persen, Duel Selalu Menang
-
Sempat Tersisih, Pemilik Oxford United Senang Ole Romeny Jadi Starter di Laga Penutup
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus