Saat ini, Bajol Ijo berada di posisi keempat dan hanya terpaut satu poin dari Dewa United yang menduduki posisi kedua dan Malut United unggul head to head di tempat ketiga.
Apabila meraih kemenangan atas Macan Putih, maka Persebaya tak hanya memperpanjang tren positif, tapi juga membuka peluang besar untuk menggeser dua tim tersebut dan menempati posisi runner up.
"Persiapan cukup bagus karena beberapa hari terakhir kami fokus dalam menyambut laga besok," tegas Paul Munster.
Persebaya sedikit unggul atas Persik dalam delapan pertemuan terakhir. Tim kebanggaan Arek-arek Surabaya itu mencatatkan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kali kalah dari tim Macan Putih.
Sementara itu, full back kiri Persebaya Ardi Idrus mempunyai motivasi besar untuk merebut poin di kandang Persik. Ia dan rekan lainnya bertekad untuk mencuri poin di Kediri guna merangsek naik ke posisi kedua.
"Saya rasa kita dalam kondisi siap dan berharap hasil yang bagus pertandingan besok. Kita coba naik lagi ke papan atas," kata dia.
Melansir laman PT Liga Indonesia Baru, Persebaya saat ini duduk di posisi keempat klasemen sementara dengan torehan 53 poin, hanya terpaut satu poin dari Dewa United yang saat ini berada di posisi kedua.
Kemenangan atas Persik Kediri akan membuat Bajul Ijo menggeser posisi Dewa United FC dan bisa menjadi bekal penting untuk tiga laga terakhir musim ini.
Meskipun tak terkalahkan dalam enam laga terakhir, Bajul Ijo kehilangan sejumlah poin karena tiga hasil imbang dalam enam pertandingan tersebut. Di sisi lain, Persik Kediri masih belum mampu meraih kemenangan dalam 12 laga terakhirnya.
Baca Juga: BRI Liga 1: Persebaya Hadapi Dua Tantangan Berat, Mustahil Kalahkan Persik Kediri?
Terakhir kali Macan Putih meraih tiga poin ialah saat berhasil menumbangkan Bali United FC 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 12 Januari lalu.
Setelah itu, Persik Kediri mencatatkan enam kekalahan dan enam imbang. Saat ini mereka duduk di posisi ke-12 dengan torehan 36 poin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey