Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akhirnya kembali muncul ke publik. Dia menyampaikan pesan penting kepada khalayak sepak bola nasional, termasuk pelatih baru Patrick Kluivert.
Juru taktik asal Korea Selatan itu menekankan bahwa keberhasilan skuad Garuda dalam menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026 merupakan hasil dari fondasi yang telah ia bangun selama beberapa tahun terakhir.
Shin Tae-yong, yang kini menjabat sebagai General Manager Seongnam FC di Korea Selatan, memberikan komentarnya saat menghadiri pertandingan antara Seongnam FC melawan Seoul E-Land dalam lanjutan pekan ke-10 K League 2 2025.
Meski tak lagi menukangi Timnas, Shin menunjukkan bahwa perhatian dan rasa cintanya terhadap Indonesia belum surut.
Dalam wawancara dengan media lokal Korea, pelatih asal Negeri Ginseng itu mengaku masih mengikuti perkembangan Timnas Indonesia yang saat ini sedang berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Saat ini, Indonesia menempati peringkat keempat klasemen Grup C dengan koleksi sembilan poin—posisi yang harus dijaga untuk menghindari eliminasi dini.
“Secara pribadi, saya yakin Indonesia bisa mempertahankan posisi keempat,” ujar Shin Tae-yong seperti dikutip dari FourFourTwo.
Ia menilai bahwa kerja keras yang telah ia tanam selama melatih Timnas Indonesia menjadi modal besar dalam perjalanan Garuda saat ini.
“Saya membangun fondasi yang kokoh bersama para pemain saat saya melatih. Basis pemain Indonesia juga tidak buruk. Posisi empat besar sangat realistis dan cukup untuk melaju,” tambahnya penuh keyakinan.
Baca Juga: Erick Thohir Suruh Pergi Yuran Fernandes: Jangan Cari Makan di Sini
Shin Tae-yong juga menyoroti bahwa kualitas individu para pemain Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata.
Keyakinannya terhadap potensi skuad Garuda menjadi semacam suntikan moral bagi Marselino Ferdinan dan kawan-kawan yang tengah bersiap menghadapi dua laga penentu ke fase selanjutnya.
Kisah Pemecatan yang Mengejutkan: Digantikan Patrick Kluivert
Awal tahun 2025 menjadi momen mengejutkan dalam sejarah sepak bola Indonesia. Tepat pada 6 Januari, PSSI secara resmi mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Shin Tae-yong.
Padahal, pelatih ini dianggap berjasa besar atas kemajuan Timnas Indonesia selama lima tahun terakhir.
Shin mengaku baru menerima kabar pemecatannya pada pukul 09.40 WIB. Namun hanya selang beberapa jam kemudian, PSSI mengumumkan rencana memperkenalkan pelatih baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus