Suara.com - Carlo Ancelotti akan resmi mengakhiri karier gemilangnya bersama Real Madrid pada akhir musim ini untuk memulai babak baru sebagai pelatih kepala Timnas Brasil.
Pelatih asal Italia yang kini berusia 65 tahun itu dijadwalkan mulai menangani Selecao secara resmi pada 26 Mei 2025, setelah kompetisi La Liga musim ini berakhir.
Kepergian Ancelotti dari Santiago Bernabeu menjadi akhir dari era yang sangat sukses bersama klub raksasa Spanyol tersebut.
Dalam dua periode kepelatihannya, ia berhasil mempersembahkan total 15 trofi untuk Los Blancos, menjadikannya salah satu pelatih tersukses dalam sejarah klub.
Trofi Gemilang Bersama Real Madrid
Ancelotti mencetak sejarah bersama Real Madrid dengan memenangi berbagai gelar domestik dan internasional. Berdasarkan data dari Transfermarkt, berikut adalah daftar lengkap trofi yang ia raih selama melatih Real Madrid:
- Liga Champions: 3 kali
- La Liga (Liga Spanyol): 2 kali
- Copa del Rey (Piala Raja Spanyol): 2 kali
- Supercopa de España (Piala Super Spanyol): 2 kali
- UEFA Super Cup (Piala Super UEFA): 3 kali
- FIFA Club World Cup (Piala Dunia Antarklub): 2 kali
- Intercontinental Cup (Piala Interkontinental): 1 kali
Keberhasilan Ancelotti meraih Liga Champions dan La Liga secara bersamaan pada musim lalu menjadi salah satu pencapaian puncaknya bersama Madrid.
Namun, musim ini tampaknya akan berakhir tanpa gelar setelah kekalahan dalam El Clasico akhir pekan lalu membuat Real tertinggal tujuh poin dari Barcelona, dengan hanya tiga pertandingan tersisa.
Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyambut kedatangan Ancelotti dengan antusias. Dalam pernyataannya, CBF menyebut Ancelotti sebagai “legenda sepak bola” dan menyoroti pentingnya kehadiran pelatih asing di kursi pelatih utama timnas mereka.
Baca Juga: Jelang El Clasico: Petugas Keamanan Disiagakan, Antisipasi Suporter Garis Keras
“Ini adalah momen bersejarah yang mempertemukan dua ikon: tim nasional dengan lima gelar juara dunia dan pelatih dengan rekor luar biasa di kompetisi elite Eropa,” tulis CBF dalam pernyataannya.
CBF juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez, atas kesediaannya memfasilitasi kepergian Ancelotti di tengah masa kontraknya yang sebenarnya masih berlaku hingga Juni 2026.
Selain itu, mereka juga menyebut peran pengusaha Brasil, Diego Fernandes, dalam kesepakatan ini.
Tantangan Baru di Timnas Brasil
Ancelotti akan menggantikan Dorival Junior, yang dipecat pada Maret lalu setelah Brasil kalah telak 1-4 dari Argentina dalam kualifikasi Piala Dunia.
Saat ini, Brasil berada di peringkat keempat klasemen zona Amerika Selatan, dengan lima kekalahan dari 14 pertandingan, namun masih berada dalam posisi aman untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Pertandingan debut Ancelotti sebagai pelatih Brasil dijadwalkan melawan Paraguay dan Ekuador dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia bulan depan.
Selecao sendiri sudah cukup lama tidak meraih trofi besar. Gelar terakhir mereka adalah Copa America 2019, sedangkan gelar juara dunia terakhir diraih pada 2002.
Jejak Emas Ancelotti di Sepak Bola Eropa
Karier kepelatihan Ancelotti yang telah berjalan lebih dari tiga dekade mencakup pengalaman bersama klub-klub elite seperti Juventus, AC Milan, Paris Saint-Germain, Bayern Munchen, Chelsea, dan tentu saja Real Madrid.
Ia adalah satu-satunya pelatih yang berhasil meraih gelar liga di lima negara top Eropa: Italia, Spanyol, Prancis, Jerman, dan Inggris.
Xabi Alonso Diproyeksikan Gantikan Ancelotti
Sementara itu, Real Madrid disebut telah menetapkan Xabi Alonso sebagai pengganti Ancelotti.
Mantan gelandang Real Madrid, Liverpool, dan Timnas Spanyol itu mengumumkan akan meninggalkan Bayer Leverkusen pada akhir musim ini.
Los Blancos dilaporkan ingin Alonso segera bergabung sebelum turnamen Piala Dunia Antarklub bulan depan dimulai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Dulu Timnas Indonesia Kini Persib Bandung, Jejak Kontroversial Wasit Majed Al-Shamrani
-
Debutan Persija, Mauro Zijlstra Bongkar Perbedaan Gila Antara Super League 2026 dan Belanda
-
Real Madrid Siapkan Revolusi Besar! Los Blancos Bidik 6 Pemain di Bursa Musim Panas 2026
-
3 Kerugian Timnas Indonesia Jadikan Jordi Amat Gelandang Bertahan
-
Siap Guncang GBK! Bulgaria Bidik Hasil Maksimal di FIFA Series 2026 Jakarta
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
Shayne Pattynama Akui Kualitas Dony Tri Pamungkas Usai Sulit Tembus Skuad Utama Persija Jakarta
-
Barcelona Gigit Jari! Manchester United Tolak Negosiasi Klausul Permanen Marcus Rashford
-
3 Keuntungan Timnas Indonesia Jadikan Jordi Amat Gelandang Bertahan