Suara.com - Perjalanan Mauro Zijlstra menuju status sebagai pemain naturalisasi Timnas Indonesia terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Penyerang muda berbakat ini tengah memasuki fase krusial dalam proses legalitas yang akan menentukan apakah ia bisa segera memperkuat skuad Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.
Meski jalan yang ditempuh tidak semudah membalikkan telapak tangan, sinyal positif sudah mulai terlihat dari berbagai pihak terkait.
Zijlstra, pemain kelahiran Belanda yang memiliki darah Indonesia, menjadi sorotan publik sepak bola Tanah Air dalam beberapa bulan terakhir.
Namanya masuk ke dalam daftar incaran PSSI sebagai bagian dari program jangka panjang yang bertujuan memperkuat komposisi tim nasional dengan tambahan pemain keturunan yang memiliki kualitas mumpuni di level Eropa.
Usianya yang masih 20 tahun menjadikan Mauro Zijlstra sebagai aset potensial jangka panjang bagi skuad Indonesia.
Pemain yang saat ini memperkuat FC Volendam tersebut sempat menyatakan keinginannya untuk membela tim nasional Indonesia.
Bahkan, ia tidak ragu mengutarakan kesiapan menjalani proses naturalisasi demi mendapatkan kesempatan mengenakan jersey Merah Putih.
Sejumlah wawancara yang pernah ia lakukan mengindikasikan bahwa kecintaannya terhadap tanah leluhur bukanlah sebatas formalitas.
Baca Juga: Wasit yang Pimpin Duel Timnas Indonesia vs China Punya Rekam Jejak Enteng Kasih Kartu
Namun, jalan Mauro menuju skuad Garuda masih harus melalui satu proses administratif penting: pengurusan dokumen kewarganegaraan, terutama terkait paspor Belanda-nya.
Proses ini menjadi titik awal yang harus diselesaikan sebelum tahap naturalisasi di Indonesia dapat dilakukan. Kendati demikian, hal ini dipandang sebagai tantangan yang bersifat teknis dan bukan hambatan permanen.
Menariknya, Zijlstra ternyata tidak hanya masuk dalam radar PSSI, tetapi juga telah mendapat perhatian langsung dari pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg.
Pelatih berdarah Belanda itu dikabarkan cukup antusias terhadap potensi Mauro dan bahkan menginginkannya segera bergabung dalam skuad muda Indonesia.
Hal ini menunjukkan bahwa minat untuk membawa Mauro ke skuad Garuda bukan hanya berasal dari kalangan federasi, tetapi juga dari jajaran pelatih yang melihat potensi teknis pemain ini secara langsung.
“Mauro juga cerita bahwa Gerald, yang jadi pelatih kepala Timnas U-23, yang nanti habis FIFA Matchday akan ada turnamen bersama Timnas U-23,” kata Yussa Nugraha dalam kanal YouTube-nya, dikutip Kamis (15/5/2025).
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi