Suara.com - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, membeberkan kunci sukses timnya dalam keberhasilan menjuarai Liga Spanyol musim 2024/2025, yakni kekeluargaan dalam tim.
Blaugrana sukses mengunci gelar juara Liga Spanyol musim 2024/2025, berkat kemenangan 2-0 atas Espanyol, Jumat. Koleksi poin Barcelona, yakni 85 poin, mustahil dikejar oleh tim posisi kedua, Real Madrid, dengan dua laga tersisa musim ini.
“Yang menentukan musim ini adalah keluarga yang kami bangun. Semua bekerja dengan gairah dan tahu peran mereka penting. Itu sangat membantu saya untuk mencapai target,” kata Flick dikutip dari laman resmi Barcelona, Jumat.
Pelatih asal Jerman itu juga menyoroti kekompakan skuadnya sebagai hal yang belum pernah ia alami sebelumnya. “Atmosfer ruang ganti… saya belum pernah merasakan hal seperti ini. Semua saling menjaga satu sama lain, dan itu sangat unik.”
Ini merupakan musim debut Flick di Barcelona. Sebelum mengantar klub Katalan itu menjadi juara Liga Spanyol, Flick terlebih dahulu membawa Barca menjuarai Piala Super Spanyol dan Piala Raja.
Meski Barcelona memastikan gelar dengan kemenangan atas rival sekota, Flick memilih untuk tidak merayakan secara terbuka di stadion.
“Kami ingin menghormati fans Espanyol, jadi perayaan kami lakukan di ruang ganti. Tapi besok di parade kemenangan, saya akan ikut merayakan dari belakang. Melihat orang-orang tersenyum dan bahagia sudah cukup buat saya.”
Flick menolak menyebut satu nama sebagai kunci kesuksesan tim musim ini, termasuk dirinya maupun Lamine Yamal.
“Kami ini tim. Semua bekerja keras dan memberi yang terbaik,” tegasnya.
Namun pria asal Jerman itu memberikan penghormatan khusus kepada almarhum dokter tim Barca, Dr Charles Minarro.
Baca Juga: Sosok Surga Lamine Yamal Pemain Jenius yang Antar Barcelona Juara
“Dia sedang melihat kami dari atas sana, dan saya yakin dia sangat bangga. Kami tidak melupakannya. Dia bagian besar dari tim ini dan akan selalu ada di hati kami.”
Dengan gelar ini, Barcelona mengakhiri musim dengan tiga gelar domestik, prestasi yang makin mengukuhkan posisi Flick dalam jajaran elite pelatih Eropa di musim perdananya bersama klub.
Profil Hansi Flick
Karier kepelatihan Hansi Flick dimulai pada tahun 1996 saat menjadi pemain sekaligus manajer di Viktoria Bammental pada 1996.
Pada 1998/1999, timnya justru terdegradasi, tapi ia tetap dipercaya jadi pelatih selama semusim berikutnya.
Pada tahun 2000, Hansi Flick mendapatkan kepercayaan untuk menangani 1899 Hoffenheim.
Berita Terkait
-
Sosok Surga Lamine Yamal Pemain Jenius yang Antar Barcelona Juara
-
Sisi Lain Lamine Yamal: Pemain Muslim, Ayah Ibu Bercerai, Fans Real Madrid
-
Barcelona Juara La Liga Spanyol, Lamine Yamal Pemain Jenius
-
Kecelakaan Maut saat Barcelona Juara Liga Spanyol: 13 Orang Jadi Korban
-
Patrick Kluivert Kasih Selamat Barcelona Resmi Juara Liga Spanyol 2024/2025
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Irfan Bachdim Dukung Jepang di Piala Dunia 2026, Yakin Samurai Biru Melaju Jauh
-
Miris! Timnas Jepang Dapat Fasilitas Latihan Bak Tarkam di Piala Dunia 2026, Langsung Pindah
-
Korea Selatan Ingin Ulangi Kesuksesan 24 Tahun Silam di Piala Dunia 2026
-
Mathew Baker Beri Tanggapan Menyentuh Usai Ukir Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
John Herdman Tuai Pujian Usai Berani Mainkan Wonderkid Timnas Indonesia Saat Bungkam Oman
-
Mathew Baker Sampai Kehilangan Kata-kata Sukses Debut Bersama Timnas Indonesia Senior
-
Gagalkan Penalti Oman, Emil Audero Harus Berterima Kasih kepada Elkan Baggott
-
Media Korsel Kaitkan Shin Tae-yong dengan Persija Jakarta
-
Mulai Lancar Bahasa Indonesia, John Herdman: Saya Capek Usai Kalahkan Oman
-
Mathew Baker Pecahkan Rekor Bersama Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi