Akibat kekalahan tersebut Macan Kemayoran terlempar dari posisi empat besar yang merupakan target dari manajemen.
Di bawah asuhan Pena penampilan Persija memang tidak konsisten meski bersaing di papan atas klasemen, bahkan sempat jadi kandidat juara.
Karena penampilan Persija buruk, tekanan yang besar dari The Jakmania, manajemen pun memutuskan buat pecat Carlos Pena.
Untuk sementara Persija ditangani oleh Ricky Nelson sebagai caretaker sampai Liga 1 musim ini selesai.
Kecewa Dipecat Persija
Carlos Pena buka suara usai dipecat Persija Jakarta dari jabatan sebagai pelatih kepala.
Juru taktik asal Spanyol tersebut mengaku sedih sekaligus frustasi.
Carlos Pena mengaku sedih dengan keputusan yang diambil manajemen Persija.
Ini karena masih ada pertandingan sisa yang bisa menjadi ajang pembuktian dirinya.
Baca Juga: BRI Liga 1: Bojan Hodak Sanjung Lapis Kedua Persita Tangerang saat Imbangi Persib Bandung
"Dengan empat pertandingan tersisa dan masih berjuang untuk mendapatkan target dari klub, waktu saya di Persija berakhir," kata Carlos Pena dilansir dari Instagram miliknya.
"Saya sedih dan frustasi karena tidak dapat menyelesaikan apa yang telah kami mulai 10 bulan lalu," jelas mantan juru taktik Ratchaburi tersebut.
Lebih lanjut, Pena menuturkan dirinya siap berjuang sampai Liga 1 musim ini berakhir.
Lelaki yang sempat memperkuat Barcelona B itu percaya diri karena anak asuhannya punya kekompakan satu sama lain.
"Ini adalah bulan-bulan dengan dedikasi total, dengan banyak suka dan duka yang hanya kita yang ada di dalam yang tahu.
Terlepas dari semua ini, tim telah menunjukkan persatuan dan tetap berada di puncak liga sepanjang musim," jelasnya.
Berita Terkait
-
BRI Liga 1: Bojan Hodak Sanjung Lapis Kedua Persita Tangerang saat Imbangi Persib Bandung
-
PSS Sleman Siap Hadapi Persija Jakarta Meski Tanpa Dua Pilar Utama, Demi Bertahan di Liga 1
-
Wacana 11 Pemain Asing di Liga 1 Dibandingkan dengan Saudi Pro League
-
Tak Peduli PSS Sleman Bakal Degradasi, Tanpa Rasa Kasihan Persija Bidik Poin di Maguwoharjo
-
Operasional VAR Liga 1 Dikritik Banyak Pihak, PSSI Perlu Lakukan Evaluasi
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Gagal Samai Rekor Clean Sheet Yoo Jae Hoon di Pekan 27, Teja Paku Alam Santai
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
Dihajar Thailand, Timnas Futsal Indonesia Kini Ditakuti di ASEAN
-
Kejutan! Striker Kelahiran Tondano Lebih Gacor Dibanding Penyerang Timnas Indonesia
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste
-
Pelatih Bali United Menyesal Gagal Boyong Eliano Reijnders, Kenapa?
-
Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah
-
Semakin Seru Persaingan jadi Juara, Berikut Jadwal Pekan 28 Super League
-
Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya