Suara.com - Rumor kepindahan pemain keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders dari AC Milan ke Manchester City makin mendekati kenyataan.
Pemain keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders dikabarkan musim 2025/2026 akan bermain di Liga Inggris bersama Manchester City.
Pihak AC Milan dikabarkan telah memberikan lampu hijau kepindahan kakak dari pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders tersebut.
Salah satu media Belanda seperti dilansir Suara.com, Minggu (1/6) menyebut bahwa nilai kontrak dan gaji kepindahan pemain keturunan Indonesia Tijjani Reijnders sangat fantastis.
Pihak Tijjani Reijnders dikabarkan telah menyepakati kepindahan dengan nilai transfer 75 juta Euro ke Manchester City. Nilai itu setara dengan Rp1,2 triliun.
Namun nilai transfer ini masih simpang siur. Kubu Manchester City kabarnya mematok angka 67 juta euro termasuk bonus. Sedangkan AC Milan bertahan di angka 75 juta Euro.
"Namun selisih angka itu masih bisa diatur oleh kedua klub," tulis media Belanda, NOS.
Untuk gaji, Tijjani Reijnders juga mendapatkan peningkatan nilai mencapai 2 kali lipat.
Di AC Milan, pemain keturunan Indonesia itu mendapatkan gaji semusim sebesar 3,5 juta Euro.
Baca Juga: Dipantau PSSI, Pemain Keturunan Indonesia Bakal Mentas di Piala Dunia Antarklub 2025
Pindah ke Manchester City, Tijjani Reijnders akan mendapatkan gaji sebesar 7 juta Euro atau setara Rp129 miliar selama semusim.
"Tijjani Reijnders kaya raya setelah proses transfer," tulis salah satu media Belanda, soccernews.nl
Menariknya demi bisa mendapatkan pemain keturunan Indonesia itu, pihak Manchester City kabarnya sampai merekrut pelatih asal Belanda, Pepijn Lijnders.
Pepijn merupakan eks pelatih Liverpool dan mantan pelatih kepala Red Bull Salzburg. Pepijn pada musim depan akan menjadi asisten Pep Guardiola di Manchester City.
AC Milan Berburu Pengganti Tijjani Reijnders
Tijjani Reijnders dirumorkan akan segera menjadi pemain anyar Manchester City. Dilansir Suara.com dari Voetbal International, Sabtu (31/5), kubu AC Milan mempertimbangkan untuk membiarkan keturunan Latulahat itu pindah ke Manchester City.
Berita Terkait
-
Dipantau PSSI, Pemain Keturunan Indonesia Bakal Mentas di Piala Dunia Antarklub 2025
-
Terpopuler Sepak Bola: 9 Pemain Dicoret, Timnas Indonesia Gak Layak Lolos Piala Dunia 2026
-
Tijjani Reijnders: Cucu Orang Ambon Lahir di Jatinegara Kini Berbandrol Rp1,2 T
-
Here We Go! AC Milan Restui Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders Pindah ke Man City
-
Belgia vs Timnas Indonesia: Berebut Pascal Struijk untuk Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi