Dengan usia rata-rata yang masih sangat muda dan pengalaman bermain di level kompetitif Eropa, kelimanya diyakini memiliki modal yang sangat kuat untuk memperkuat Timnas.
Kombinasi antara teknik individu yang matang dan disiplin sepak bola Eropa menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan Indonesia di level junior.
Saatnya PSSI Bertindak Cepat
Laporan media Belanda menyebutkan bahwa kelima pemain ini menunjukkan kebanggaan atas darah Indonesia yang mereka miliki.
Ini menjadi sinyal kuat bagi PSSI untuk segera bertindak dengan memperluas radar pencarian pemain diaspora.
Jika proses administrasi dan pemantauan dilakukan secara cepat dan tepat, kelima nama ini bisa segera mengikuti seleksi Timnas U-17 dan menjadi bagian dari regenerasi sepak bola nasional.
Dengan meningkatnya kompetisi di tingkat usia muda dunia, Indonesia tidak bisa lagi hanya mengandalkan pemain lokal.
Integrasi pemain diaspora dengan talenta lokal adalah kunci untuk bersaing di level internasional.
Garuda Muda Butuh Suntikan Kekuatan Baru
Keberhasilan Telstar U-17 bersama lima pemain keturunan Indonesia ini bukan hanya kabar baik, tetapi juga peluang besar yang tidak boleh disia-siakan PSSI.
Baca Juga: Kevin Diks Sudah Gabung Timnas Indonesia, Satu Pemain Keturunan Masih Menghilang
Kombinasi kemampuan, semangat nasionalisme, dan eksposur Eropa yang dimiliki mereka bisa menjadi suntikan energi segar bagi Timnas Indonesia.
Kini, semua mata tertuju pada langkah konkret PSSI dan pelatih Timnas Indonesia U-17.
Akankah mereka bergerak cepat dan memberi ruang bagi lima talenta muda ini untuk menunjukkan kemampuannya di level internasional?
Jika langkah ini berhasil, bukan tidak mungkin Merah Putih akan kembali berkibar di ajang-ajang besar dunia berkat kontribusi pemain keturunan dari Belanda.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Orang Dalam Bocorkan Strategi China Lawan Timnas Indonesia: Awas Bola Mati!
-
Horor! China Kirim Suporter dari 4 Negara ke GBK, Teror Timnas Indonesia
-
Petinggi Partai Komunis Pelototi Pemain China Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
China Punya Formasi Paten untuk Tumbangkan Indonesia di GBK, Seperti Apa?
-
Wonderkid China Ancam Lini Pertahanan Timnas Indonesia
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Cara Unik Phil Foden Lepas Tekanan di Manchester City: Mancing Mania, Mantab!
-
Ivan Zamorano Bongkar Kelemahan Arsenal, Inter Milan Bukan Tim Kelas Dua
-
Marseille Ingin Pinjam Ethan Nwaneri, Ini Dua Syarat Tak Boleh Ditawar-tawar dari Arsenal
-
Bukan Carrick Ball, Ternyata Ini Strategi Manchester United Saat Tekuk Manchester City
-
Link Live Streaming Inter Milan vs Arsenal: Jaminan Laga Sengit di Giuseppe Meazza
-
Di Balik Gemilang Eberechi Eze, Ada Cinta Istri yang Menjaganya Tetap Membumi
-
Link Live Streaming Bodo/Glimt vs Manchester City: Tantangan Berat The Citizen
-
Diming-imingi Duit Banyak, Romelu Lukaku Pilih Setia dengan Napoli
-
Bobotoh Bersuara: Soal Eks PSG Layvin Kurzawa Dirumorkan ke Persib
-
Dituding Tak Hormati Lawan, Dominik Szoboszlai: Saya Akan Melakukan Hal yang Sama