Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir buka suara kenapa sampai dengan saat ini masih belum ada posisi asisten pelatih lokal di Timnas Indonesia dan juga direktur teknik (dirtek) PSSI.
Erick Thohir mengaku kedua posisi tersebut masih dicari dan dipilih yang terbaik enggan terburu-buru.
"Ya masih seleksi (asisten pelatih lokal), sama kalau ditanya Direktur Teknik masih nyari, saya nggak mau bohong," kata Erick Thohir saat ditemui di Stadion Madya, Jakarta, Senin (2/6/2025).
"Ngapain juga kita buru-buru ternyata salah pilih orang," sambung mantan presiden Inter Milan tersebut.
Lebih lanjut, Erick Thohir mengatakan Transformasi Sepak Bola Indonesia terus berjalan terutama di level Timnas Indonesia.
Selain para pelatih di berbagai kelompok usia, ada beberapa jabatan juga telah diisi seperti kepala pemandu bakat oleh Simon Tahamata dan technical advisor Jordi Cruyff
"Kita sudah mulai bangun, sekarang kepelatihan senior sudah ada, U-23 sudah ada, U-20 nanti diumumkan, U-17 sudah ada," ia menjelaskan.
"Scouting system tadi juga sudah mulai, ada Om Simon (Tahamata), ditambah lagi ada technical advisor, technical directornya yang kita perlu (cari), dan ini yang kita coba sinergikan ke depan," tambahnya.
Sebelumnya, ada kabar pelatih lokal akan mengisi dua slot di staff kepelatihan.
Baca Juga: Wajib Menang! Timnas Indonesia Genjot Latihan Jelang Duel Krusial Lawan China
Dua posisi yang akan direkrut oleh Patrick Kluivert adalah asisten pelatih dan pelatih fisik Timnas Indonesia.
Bahkan, sejumlah nama sudah melakukan seleksi, tetapi sampai dengan saat ini masih belum diumumkan.
Beberapa nama yang sudah diketahui adalah Zulkifli Syukur dan Kurniawan Dwi Yulianto.
Adapun Patrick Kluivert sedang mempersiapkan timnas Indonesia untuk ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni mendatang.
Skuad Garuda akan menghadapi China dan Jepang dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Di laga pertama Timnas Indonesia terlebih dahulu akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (Stadion GBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni.
Berita Terkait
-
Wajib Menang! Timnas Indonesia Genjot Latihan Jelang Duel Krusial Lawan China
-
Viral Tangan Patrick Kluivert Colek Manja Jay Idzes: Hati-hati Kalau Ngomong!
-
Momen Ole Romeny Dibawa Polisi, Ada Apa?
-
Tolak Panggilan Timnas Indonesia, Elkan Baggott Dapat Hadiah dari Ipswich Town
-
Selamat Datang Pemain Keturunan Desa Waai, Gabung Timnas Indonesia Tak Sendirian
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan