Ricky Kambuaya kemudian mengirimkan umpan terobosan kepada Yakob Sayuri, namun serangan itu berhasil dipatahkan oleh lini belakang lawan.
Indonesia terus menekan melalui kombinasi serangan dari lini tengah. Egy beberapa kali mencoba peruntungannya melalui tembakan dari luar kotak penalti, namun akurasi tembakan belum memuaskan.
Peluang dari kerja sama Joey Pelupessy dan Egy yang berujung pada umpan ke Romeny juga masih bisa digagalkan pertahanan China.
China mencoba membalas dengan serangan bertubi-tubi pada menit ke-67, tetapi solidnya pertahanan Indonesia membuat mereka kesulitan mencetak gol penyeimbang. Strategi pergantian pemain pun dilakukan pelatih Patrick Kluivert untuk menjaga intensitas permainan.
Beckham Putra dan Kevin Diks masuk menggantikan Thom Haye dan Yakob Sayuri. Kombinasi keduanya hampir menghasilkan gol kedua, namun sepakan Kevin Diks masih bisa diblok dan tembakan susulannya melenceng.
Menit-menit akhir laga diisi dengan strategi bertahan dari Indonesia. Stefano Lilipaly dan Ivar Jenner dimasukkan untuk menggantikan tenaga lini tengah, dan Ramadhan Sananta masuk menggantikan Ole Romeny. Namun, tak ada tambahan gol hingga peluit akhir dibunyikan.
Dengan hasil ini, peluang Indonesia untuk melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin terbuka lebar. Konsistensi permainan dan pertahanan solid menjadi kunci keberhasilan skuad Garuda. Kemenangan ini juga menambah kepercayaan diri tim untuk menghadapi laga-laga berikutnya yang semakin krusial dalam perjuangan menuju Piala Dunia.
Kemenangan atas China tidak hanya mengangkat posisi di klasemen, tetapi juga mempertegas potensi generasi baru sepak bola Indonesia. Pemain-pemain seperti Ole Romeny, Egy Maulana Vikri, dan Emil Audero menjadi pusat perhatian berkat performa apik mereka di laga ini. Dukungan penuh dari suporter di GBK juga menjadi energi tambahan yang tak bisa diabaikan dalam keberhasilan ini.
Ke depan, Timnas Indonesia masih harus menjaga konsistensi dan mewaspadai pertandingan sisa demi mengamankan tiket ke babak selanjutnya. Kemenangan ini patut dirayakan, tetapi fokus dan kerja keras tetap menjadi kunci utama dalam menyongsong impian berlaga di panggung dunia.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs China: God Bless dan Judika 'Bakar' Stadion GBK
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
-
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir