Suara.com - China harus mengubur mimpinya untuk bisa berlaga di ajang Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko tahun depan.
Kekalahan 0-1 dari Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Kamis (5/6/2025), membuat langkah mereka di kualifikasi terhenti.
Satu-satunya gol tuan rumah dicetak striker naturalisasi, Ole Romeny melalui eksekusi penalti di babak pertama.
Kekalahan itu membuat The Dragons terbenam di juru kunci Grup C dengan enam poin dan tak mungkin bisa mengejar posisi keempat.
Nasib tragis itu turut menjadi bahan tulisan media lokal mereka, termasuk 163.com.
"Timnas Tiongkok tersingkir lebih cepat dari Piala Dunia di AS, Kanada, dan Meksiko, dan seluruh pemain menangis seusai pertandingan," tulis media itu dilansir Suara.com, Jumat (6/6/2025).
"Usai pertandingan, para pemain tim nasional Tiongkok tak kuasa menyembunyikan kesedihan dan menitikkan air mata," tambahnya.
Media itu juga menyoroti kegagalan China lolos ke Piala Dunia selama enam kali beruntun atau kali terakhir 2022 silam.
"Tim nasional sepak bola Tiongkok telah absen di Piala Dunia selama enam kali berturut-turut. Mimpi itu kandas di Jakarta," jelas media tersebut.
Baca Juga: Berat-berat! Calon Lawan Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Pelatih Curiga
Pelatih Timnas China, Branko Ivankovic ternyata sudah curiga timnya bakal dikalahkan Timnas Indonesia.
"Pertama, selamat kepada Indonesia karena kemenangannya, semoga mereka sukses di pertandingan berikutnya dan semoga lolos (ke ronde 4)," kata Ivankovic dalam konferensi pers usai laga.
Lebih lanjut, Ivankovic mengakui sudah memprediksi laga ini bakal berjalan sulit buat China.
Selain kalah dalam hal kualitas pemain, cuaca lembab Jakarta membuat mereka agak kesusahan.
"Kami sudah tahu Indonesia kuat, situasi mereka sangat bagus, semoga mereka meraih hasil yang mereka harapkan," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey