Suara.com - Kekalahan menyakitkan yang dialami Timnas China saat menghadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia memicu reaksi keras dari legenda mereka, Sun Jihai.
Mantan pemain Manchester City tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa kecewa usai menyaksikan performa negaranya yang dinilai jauh dari harapan.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/6), Indonesia berhasil mengalahkan China 1-0 berkat gol penalti Ole Romeny di pengujung babak pertama.
Sun Jihai secara terbuka melontarkan kritik pedas kepada pemain timnas China, terutama terkait strategi mereka di lima menit akhir pertandingan.
"Saat Anda tertinggal 0-1 di laga tandang, dengan waktu hanya tersisa lima menit, mengapa masih melakukan umpan-umpan di lini belakang? Waktu akan habis begitu saja," ujar Sun Jihai dikutip dari media China, Sohu.
Menurutnya, di situasi seperti itu, pemain seharusnya lebih aktif menyerang lewat sayap atau mengandalkan umpan jauh dengan sudut 45 derajat ke kotak penalti lawan.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit pertama. Timnas China sempat tampil agresif di awal babak pertama dengan beberapa kali mengancam pertahanan Indonesia yang digalang kokoh oleh Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Jay Idzes.
Namun, justru Timnas Indonesia yang berhasil mencetak gol. Penalti diberikan kepada Garuda setelah Ricky Kambuaya dilanggar oleh Yang Zexiang di kotak terlarang.
Awalnya wasit mengira Kambuaya melakukan diving, namun setelah meninjau tayangan VAR, penalti diberikan.
Baca Juga: Alhamdulillah! Ole Romeny Bakal Mudah Cetak GOl Lawan Jepang, Media Asing Kasih Kabar Baik
Ole Romeny yang tampil sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-45.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan lebih terbuka. Timnas Indonesia tampil percaya diri sementara China mencoba membalas dengan skema serangan balik.
Di menit ke-68, lini belakang Indonesia sempat diuji lewat serangan cepat dari pemain China.
Namun, solidnya pertahanan Indonesia membuat peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Pelatih Patrick Kluivert kemudian melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Beckham Putra Nugraha dan Kevin Diks di menit ke-74.
Masuknya dua pemain ini memberikan angin segar, terutama di sektor sayap. Bahkan Beckham hampir mencatatkan assist di menit ke-78.
Berita Terkait
-
Sinyal Comeback! Juventus Pamer Clean Sheet Emil Audero
-
Luar Biasa! Ini Statistik Kandang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
3 Alasan Jepang Ogah Mengalah meski Hasil Lawan Timnas Indonesia Tak Lagi Penting
-
Menimbang Siapa Pantas Jadi Kiper Utama Lawan Jepang, Emil Audero atau Maarten Paes
-
Kenapa Peluang Timnas Indonesia Sudah Tertutup untuk Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!