Suara.com - Timnas Indonesia kembali menghadapi tantangan besar dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kali ini, skuad Garuda akan berhadapan dengan tim kuat Asia Timur, Jepang, pada laga yang digelar di Suita Football City, Selasa (10 Juni 2025).
Duel Jepang vs Timnas Indonesia ini tak hanya menentukan langkah kedua tim di babak kualifikasi, tetapi juga membuka kembali lembar sejarah panjang pertemuan antara Indonesia dan Jepang di kancah sepak bola internasional.
Secara historis, Indonesia dan Jepang telah berhadapan sebanyak 21 kali di berbagai ajang, baik itu turnamen resmi maupun laga persahabatan.
Dari total pertemuan tersebut, Indonesia mencatatkan enam kemenangan, sementara Jepang unggul dengan 11 kemenangan, dan empat laga lainnya berakhir imbang.
Pertemuan pertama kedua tim tercatat pada 1 Mei 1954 dalam ajang Asian Games yang berlangsung di Manila, Filipina.
Dalam laga tersebut, Indonesia mencetak kemenangan impresif dengan skor 5-3.
Hasil ini menjadi tonggak awal dominasi Indonesia di awal sejarah pertemuan kedua tim.
Kemenangan paling mencolok Indonesia atas Jepang terjadi pada 11 Agustus 1968 saat tampil di Merdeka Tournament di Kuala Lumpur, Malaysia.
Saat itu, Indonesia menang telak dengan skor 7-0.
Baca Juga: Netizen Kasihan Lihat Foto Evan Dimas, Dulu Pahlawan Timnas Indonesia
Namun, kemenangan ini sering kali diperdebatkan dalam statistik resmi karena Jepang tidak menurunkan tim utama, melainkan skuad mudanya.
Hal ini menimbulkan perbedaan data dalam berbagai sumber mengenai jumlah kemenangan sah Indonesia atas Jepang.
Menariknya, sebagian besar kemenangan Indonesia atas Jepang terjadi dalam laga-laga uji coba atau turnamen non-resmi.
Hal ini menunjukkan bahwa dalam laga kompetitif yang berintensitas tinggi, Jepang kerap tampil lebih dominan.
Dalam catatan pertandingan yang berlangsung di Jepang, Indonesia belum pernah mencicipi kemenangan.
Tiga laga yang digelar di Negeri Sakura selalu berakhir dengan kekalahan telak bagi Indonesia, dan total kebobolan mencapai 12 gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca