Suara.com - Mantan gelandang bintang Manchester United, Paul Pogba, dikabarkan siap kembali ke lapangan hijau setelah masa hukuman dopingnya usai.
Menariknya, pemain yang sempat jadi andalan timnas Prancis itu disebut-sebut bakal mengenakan jersey merah-putih dari klub Ligue 1, AS Monaco.
Menurut laporan jurnalis kenamaan Fabrizio Romano, Pogba saat ini tengah menjalani negosiasi lanjutan dengan Monaco.
Klub yang finis sebagai runner-up Ligue 1 2024/25 tersebut ingin mendatangkan Pogba secara gratis, mengingat sang pemain kini berstatus bebas transfer.
"Negosiasi antara kedua pihak telah berlangsung selama beberapa pekan, dengan Monaco berharap dapat menyelesaikan kesepakatan dalam beberapa hari ke depan," tulis Romano di akun X miliknya.
Jika transfer ini rampung, maka Pogba akan kembali tampil di kompetisi domestik negaranya untuk pertama kalinya sejak hengkang dari akademi Le Havre ke Manchester United pada 2009.
Artinya, setelah lebih dari 15 tahun, sang gelandang akan kembali merumput di Ligue 1, kali ini bukan sebagai talenta muda, melainkan sebagai veteran yang ingin menata ulang kariernya.
Comeback Usai Skorsing 18 Bulan
Kembalinya Pogba ke dunia sepak bola profesional terjadi setelah masa skorsing selama 18 bulan akibat kasus doping resmi berakhir.
Baca Juga: Dear Paul Pogba! Diajak Main Bareng Pratama Arhan di K-League
Pemain yang membawa Prancis juara Piala Dunia 2018 itu sempat dijatuhi hukuman larangan bermain selama 4 tahun oleh Pengadilan Anti-Doping Italia, setelah dua kali dinyatakan positif mengonsumsi zat terlarang DHEA—sejenis steroid yang meningkatkan kadar hormon testosteron.
Insiden tersebut terjadi pada awal musim 2023/24, saat Pogba menjalani tes acak usai laga Juventus melawan Udinese.
Setelah banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS), hukuman tersebut akhirnya dipangkas menjadi 18 bulan pada Oktober 2024, dan ia diizinkan kembali bermain secara kompetitif mulai Maret 2025.
Dalam wawancaranya bersama GQ France, Pogba bahkan mengaku sempat terpikir untuk pensiun apabila hukumannya tidak dikurangi.
"Kalau hukuman itu tetap empat tahun, saya sudah memikirkan untuk berhenti bermain sepak bola," ujarnya saat itu.
Paul Pogba merupakan salah satu gelandang paling berbakat yang pernah dimiliki Prancis.
Berita Terkait
-
Juara Liga Champions Minat Rekrut Pemain Keturunan Indonesia Berbandrol Rp243 M
-
Elkan Baggott Bisa Dipertahankan Ipswich Town Usai Dipuji Legenda Man United
-
Legenda Man United Kirim Pesan Elkan Baggott Layak Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia
-
PSG Gagal Unbeaten di Ligue 1 usai Sesumbar Rotasi Pemain Demi Hajar Arsenal
-
Asisten Pelatih Timnas Indonesia Jadi Analis Pertandingan Man United vs Lyon
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji