Suara.com - Bek Venezia, Jay Idzes saat ini berstatus sebagai pemain termahal Timnas Indonesia. Jay Idzes saat ini menggeser rekannya di tim Garuda, Mees Hilgers.
Nilai pasar Jay Idzes berdasarkan data terbaru Transfermarkt sudah berada di angka Rp130,36 miliar per Juni 2025.
Sebelumnya per periode Maret 2025, nilai pasar Jay Idzes berada di angka Rp86,91 miliar.
Meroketnya nilai pasar Jay Idzes tentu tak lepas dari konsistensi permainannya di level klub ataupun Timnas Indonesia.
Meski klub yang dibelanya musim ini, Venezia terdegradasi ke Serie B ataupun Timnas Indonesia sempat rasakan kekalahan telak dari Jepang, permainan Jay Idzes tetap solid dan tunjukkan penampilan terbaik.
Tak heran jika ia kemudian jadi incaran sejumlah klub di Serie A Italia di bursa transfer musim panas ini.
Juventus, Inter Milan hingga yang terbaru Bologna dan Udinese bernafsu untuk bisa mendapatkan pemain keturunan Semarang, Jawa Tengah ini.
Di perjalanan kariernya, Jay Idzes sempat mengungkap tiga sosok perempuan penting. Nenek, ibu dan saudara perempuannya jadi bagian penting karier Jay Idzes saat masih di Belanda.
Jay Idzes saat masih bermain di FC Eindhoven mengatakan bahwa kesehariannya dengan latihan dan berkomunikasi dengan ibu dan saudara perempuannya.
Baca Juga: Irak Diklaim Bisa Ganggu Langkah Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Kok Bisa?
Namun saat ia pindah ke Go Ahead Eagles, Jay Idzes harus bisa hidup mandiri, jauh dari keluarga besarnya.
"Di Eindhoven saya selalu bisa berbicara dengan ibu atau saudara perempuan saya, tapi di sini saya harus bergantung pada diri sendiri," ucap Jay Idzes seperti dikutip Suara.com dari voetbalzone.nl
Untuk urusan perut, Jay Idzes mengaku bahwa saat itu ia sampai kursus memasak. Jay kemudian mengatakan peran sang nenek mengajarinya memasak.
"Saya memasak setiap hari dan saya melakukannya dengan cukup baik. Saya mengikuti kursus memasak di klub dan saya juga belajar memasak dengan baik di rumah dari nenek dan ibu saya," tambahnya.
Bagi Jay Idzes, nenek dan ibunya jadi sumber inspirasi di karier sepak bolanya.
"Berkat ibu saya, saya banyak menonton sepak bola sejak usia dini, jadi tidak sulit bagi saya untuk jadikannya sebagai panutan," ungkap Jay Idzes.
Berita Terkait
-
Irak Diklaim Bisa Ganggu Langkah Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Kok Bisa?
-
Pemain Keturunan Rp86,9 Miliar Tiba-tiba Sebut Nama Beckham Putra, Kenapa?
-
Begini Alasan Klub Ogah Lepas Dion Markx dan Tim Geypens ke Timnas Indonesia U-23
-
Shin Tae-yong Latih China, Tim Naga Bisa Lebih Ngeri dari Timnas Indonesia?
-
Skuad Timnas Indonesia U-23 Dianggap Janggal, Media Vietnam Sorot Gerald Vanenburg
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026