Thom bahkan dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak tertarik untuk hanya mengejar posisi runner-up. Menurutnya, target ideal adalah menjadi juara grup agar lolos langsung ke Piala Dunia.
Jika hanya berada di posisi kedua, maka perjuangan akan kembali berlanjut ke putaran kelima, yang tentunya lebih melelahkan dan penuh risiko.
Dalam konteks sepak bola Asia, keberhasilan Indonesia mencapai babak keempat ini sudah menjadi prestasi tersendiri.
Ini adalah langkah historis bagi sepak bola nasional yang selama bertahun-tahun kesulitan menembus fase lanjutan kualifikasi Piala Dunia.
Di bawah asuhan pelatih baru, Patrick Kluivert, harapan untuk mencetak sejarah semakin terbuka lebar.
Kehadiran pemain-pemain keturunan seperti Thom Haye, Rafael Struick, dan Sandy Walsh menjadi tambahan energi positif bagi Timnas Indonesia.
Kualitas dan pengalaman mereka di level Eropa akan sangat membantu Indonesia bersaing dengan negara-negara yang memiliki rekam jejak panjang di level Asia.
Penunjukan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah memang menimbulkan berbagai reaksi dari pengamat sepak bola.
Namun, dari sisi regulasi dan infrastruktur, kedua negara ini dinilai layak karena memiliki fasilitas kelas dunia dan pengalaman menggelar turnamen besar.
Baca Juga: Terpopuler Sepak Bola: Thom Haye ke Persija Jakarta, Bek Rp 6,6 Miliar Dicap Pemain Gagal
Qatar sendiri baru saja menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, sementara Arab Saudi sedang dalam transformasi besar di bidang olahraga.
Seiring menanti hasil drawing pada pertengahan Juli nanti, Timnas Indonesia akan terus mengasah strategi dan kebugaran pemain.
Agenda uji coba serta pemusatan latihan akan disusun sedemikian rupa agar siap tempur saat Oktober tiba. Tantangan besar menanti, tapi optimisme dan semangat untuk menorehkan sejarah baru tak pernah padam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey