Suara.com - Timnas Putri Indonesia tengah berada di ujung tanduk usai kekalahan mengejutkan dari Pakistan dalam laga kedua Grup D Kualifikasi Piala Asia Putri 2026.
Kekalahan 0-2 di Stadion Indomilk Arena pada Rabu (2/7/2025) tak hanya menurunkan moral skuad Garuda Pertiwi, tetapi juga memperkecil peluang mereka untuk lolos ke putaran final turnamen bergengsi Asia tersebut.
Ironisnya, hasil negatif itu terjadi tak lama setelah Indonesia berhasil mengalahkan Kirgistan dengan skor tipis 1-0 di laga pembuka.
Padahal, Pakistan sebelumnya dibantai habis-habisan oleh Chinese Taipei dengan skor telak 0-8.
Kekalahan dari Pakistan jelas menjadi sinyal peringatan keras bagi tim asuhan Satoru Mochizuki.
Jika ingin meraih kemenangan pada laga pamungkas melawan Chinese Taipei, ada dua titik lemah krusial yang wajib segera diperbaiki oleh tim Merah Putih.
Tanpa perbaikan konkret, peluang lolos bisa hilang begitu saja di tangan lawan yang sudah menunjukkan superioritas di grup ini.
1. Akurasi Umpan dan Koordinasi Lini Tengah yang Buruk
Salah satu kelemahan paling mencolok yang tampak saat melawan Pakistan adalah tingginya frekuensi kesalahan umpan, terutama di lini tengah.
Baca Juga: Kiper Keturunan Lumajang Sangat Bangga Bahas Timnas Indonesia
Para pemain Indonesia terlihat sering kehilangan bola tanpa tekanan berarti, hanya karena kurangnya koordinasi atau komunikasi yang tidak sinkron di bawah tekanan lawan.
Situasi tersebut berujung fatal, karena beberapa kali bola langsung mengalir ke kaki pemain Pakistan yang kemudian membangun serangan balik cepat.
Padahal, permainan satu-dua sentuhan yang coba diusung oleh Mochizuki semestinya bisa jadi senjata ampuh.
Sayangnya, miskomunikasi dan buruknya kontrol bola membuat rencana itu gagal total.
Pakistan mampu membaca pola dan menutup ruang gerak dengan rapat.
Mereka bermain solid secara kolektif dan kuat dalam duel-duel fisik, sesuatu yang belum bisa diimbangi oleh Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Arsenal atau Manchester City? Ini Pilihan Roy Keane Favorit Juara Premier League 2025/2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Ada Bigmatch Inter Milan vs Napoli, AC Milan Lawan Fiorentina
-
Link Live Streaming Persebaya vs Malut United: Debut Manis atau Pahit Tavares?
-
Hasil Bundesliga: Diwarnai Drama 6 Gol, Frankfurt versus Dortmund Berakhir Kecewa
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
-
Persib Bandung dan APPI Gelar Charity "Dari Sepak bola untuk Sumatra"
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif