Suara.com - Bek timnas Indonesia, Jordi Amat mengatakan bahwa ia menolak tawaran dari klub Arab Saudi dan Spanyol demi bergabung Persija Jakarta.
Jordi Amat resmi bergabung dengan Persija Jakarta usai diumumkan pada Sabtu (5/7/2025).
Lewat sosial media milik mereka, tim Macan Kemayoran unggah video perkenalan pemain naturalisasi timnas Indonesia tersebut.
"Jordi Amat is here!" tulis caption unggahan akun Instagram dan X resmi milik Persija Jakarta.
Menariknya sebelum menerima proposal dari Macan Kemayoran, bek berusia 33 tahun ini sempat dapat tawaran dari klub Arab Saudi dan Spanyol.
"Ya, ada beberapa klub yang menghubungi saya. Ada juga beberapa rumor yang berasal dari Spanyol, ada tawaran dari beberapa klub Arab Saudi," ucap Jordi Amat dikutip dari Youtube Persija.
"Tapi saya tegaskan kepada agen saya bahwa pilihan utama saya adalah bermain di Indonesia," sambungnya.
Mantan pemain Johor Darul Tazim atau JDT ini menjelaskan proses negosiasi untuk gabung ke klub kebanggan Jakmania tersebut.
"Semua berjalan dengan baik. Kami sudah berkomunikasi selama beberapa minggu ke belakang," ungkap Jordi Amat.
Baca Juga: Malaysia U-23 Hajar Tim Senior di Uji Coba, Alarm Bahaya untuk Timnas Indonesia U-23
Ketika melakukan komunikasi dengan tim Macan Kemayoran ini, legenda timnas Indonesia yaitu Bambang Pamungkas ikut berperan.
"Saya berdiskusi dengan perwakilan klub, salah satunya Bambang Pamungkas," kata eks Swansea City ini.
"Semuanya berjalan dengan baik apalagi memang kami saling menghormati satu sama lain. Jadi sangat mudah bagi saya untuk sepakat dengan semua hal," lanjutnya lagi.
Target Persija Jakarta
Dalam upaya mewujudkan ambisi meraih gelar juara Liga 1, manajemen Persija Jakarta terus melakukan perombakan besar terhadap skuad mereka.
Sejak kompetisi musim lalu berakhir, evaluasi menyeluruh telah dijalankan dengan fokus utama memperkuat sektor-sektor penting melalui perekrutan pemain baru yang sesuai kebutuhan tim.
Baik pemain lokal maupun legiun asing menjadi bagian dari rencana yang dirancang oleh pelatih Mauricio Souza bersama tim pelatihnya.
Pelatih asal Brasil tersebut diketahui memiliki peran penting dalam menentukan komposisi skuad. Ia mengusulkan nama-nama pemain yang dinilai mampu menerapkan filosofi bermain yang ia inginkan.
Selain kualitas teknik, Mauricio Souza juga mencari pemain yang serba bisa dalam beberapa posisi, memiliki semangat kerja tinggi, dan cepat beradaptasi dengan pola permainan tim.
Sementara itu, manajemen klub tetap mempertimbangkan keseimbangan antara kualitas rekrutan dan sisi finansial klub.
Persija Jakarta tidak ingin sembarangan mendatangkan pemain berlabel bintang jika tidak sesuai dengan kebutuhan tim secara menyeluruh.
Pendekatan yang mereka tempuh cenderung selektif dan realistis, mengutamakan efisiensi serta efektivitas dalam proses perekrutan pemain baru.
Selain mempertimbangkan pemain asing dan naturalisasi, manajemen juga mengamati potensi pemain muda Indonesia yang pernah berkarier di luar negeri.
Beberapa nama yang memiliki pengalaman bermain di Eropa masuk ke dalam radar untuk memperkuat kedalaman skuad musim depan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang klub dalam membangun tim yang tangguh sekaligus berkelanjutan.
Persiapan menghadapi Liga 1 musim 2025/2026 disusun secara matang, termasuk program latihan pramusim yang rencananya akan dimulai pada akhir Juni di Jakarta.
Setelahnya, tim dijadwalkan menggelar pemusatan latihan di luar negeri sebagai bentuk persiapan akhir, sekaligus untuk membangun kekompakan dan mematangkan strategi bermain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Senyum-senyum Wayne Rooney Diwawancara Reporter Cantik Ini dengan Telanjang Kaki
-
Bursa Transfer Juventus: Michele Di Gregorio Jadi Biang Kerok, Alisson Becker Masuk Radar
-
Disikat Persija 2-3, Hendri Susilo Tetap Angkat Topi untuk Perjuangan Malut United