Suara.com - Isyarat PSSI yang tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Patrick Kluivert andai gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 mengundang perhatian tajam dari media Korea Selatan, Chosun.
PSSI, melalui Ketua Umum Erick Thohir menyatakan bahwa sepak bola adalah proses. Dia menyebut kontrak dua tahun Patrick Kluivert harus dihormati.
Sikap berbeda yang ditunjukan PSSI kepada Patrick Kluivert dan eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pun membuat media Negeri Ginseng mempertanyakan konsistensi federasi.
Dalam laporan terbaru yang dirilis Sports Chosun, PSSI disebut menunjukkan perlakuan istimewa kepada Kluivert.
Media Korsel itu bahkan menyebut PSSI memilih untuk lebih sabar terhadap pelatih asal Belanda tersebut, padahal sebelumnya bersikap tegas terhadap Shin Tae-yong.
"Tidak seperti pelatih Shin Tae-yong, Persatuan Sepak Bola Indonesia berencana untuk menunggu dengan sabar pelatih Patrick Kluivert," tulis Sports Chosun.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sendiri menegaskan komitmen federasi untuk tetap mendukung Kluivert dalam membangun fondasi jangka panjang bagi sepak bola Indonesia.
Ia menekankan bahwa pelatih yang juga legenda Belanda itu membutuhkan waktu untuk menunjukkan progres secara menyeluruh.
“Kami memberi kesempatan kepada Pelatih Shin Tae-yong selama lima tahun. Pelatih Kluivert memiliki kontrak selama dua tahun. Kita akan menunggu," kata Erick Thohir kepada wartawan di Jakarta, Jumat (4/7/2025).
Baca Juga: Deston Hoop Keturunan Mana? Blasteran Tiga Negara Siap Gabung Timnas Indonesia
Meski berhasil membawa Timnas Indonesia ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, performa skuad Garuda di bawah arahan Kluivert belum sepenuhnya memuaskan publik.
Kritik mulai bermunculan, termasuk dari kalangan parlemen Indonesia.
Anggota DPR RI, Andre Rosiade, secara terbuka mempertanyakan efektivitas Kluivert. Ia menuntut agar ada konsekuensi tegas jika sang pelatih gagal membawa Indonesia melangkah lebih jauh di kualifikasi.
"Sebagai warga negara Indonesia, saya berharap Kluivert dapat menunjukkan kualitasnya. Saya ingin mengatakan bahwa Presiden Erik Thohir harus membuktikan bahwa ia adalah pilihan yang tepat untuk memilihnya daripada Shin Tae-yong. Jika kita gagal di babak kualifikasi keempat, saya pikir Kluivert harus dipecat sebagai hasilnya," demikian dikutip dari Sports Chosun.
Pernyataan Andre itu juga menjadi sorotan tersendiri di media Korea. Mereka mencatat adanya tekanan dari dalam negeri agar PSSI bersikap adil dalam mengevaluasi performa pelatih kepala.
Namun begitu, Erick Thohir justru mengisyaratkan bahwa Kluivert tetap akan mendapat waktu untuk bekerja. Ia membandingkan dengan Shin Tae-yong yang juga mendapat kesempatan lima tahun sebelum akhirnya diakhiri kontraknya pada awal 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!