Suara.com - Di tengah hiruk pikuk proses naturalisasi Mauro Zijlstra yang masih panjang, ada satu nama yang tiba-tiba menyelinap ke daftar pantau Patrick Kluivert untuk timnas Indonesia.
Namanya Eksel Runtukahu dan keuntungan terbesarnya bukanlah sekadar gol, melainkan status kewarganegaraannya.
Eksel Tuntukahu memiliki paspor Indonesia yang membuat dirinya menjadi opsi paling logis dan paling cepat untuk mengisi lini depan timnas Indonesia jelang round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Lantas kenapa pemain baru Persija Jakarta tersebut jadi pilihan menarik Patrick Kluivert ke skuad Garuda?
Sebagai informasi, untuk mendatangkan seorang pemain naturalisasi, PSSI dan pemerintah harus melewati serangkaian proses panjang.
Proses tersebut meliputi verifikasi, sidang DPR, Keputusan Presiden, sumpah WNI, hingga perpindahan federasi di FIFA.
Semua itu butuh waktu, energi, dan kesabaran. Sementara itu, Eksel Runtukahu tidak butuh semua itu.
Patrick Kluivert hanya perlu mengangkat telepon dan meminta PSSI mengirim surat panggilan kepada striker berusia 26 tahun tersebut.
Nah, baru-baru ini kualitas Eksel Runtukahu mendapatkan sortan ketika membela Indonesia All Star melawan Oxford United.
Baca Juga: Sehabat Apa Frank van Kempen? Pengganti Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-20
Eksel Runtukahu mencetak gol lewat sundulannya ke gawang Oxford United menjadi sangat penting.
Gol itu adalah bukti nyata kualitas pemain kelahiran Tondano yang berpostur 179 cm. Ia melompat lebih cerdik dari bek-bek raksasa Oxford United setinggi 190 cm.
Terlebih kepindahannya ke Persija Jakarta, ia akan naik kelas.
Sebab, ia bakal berlatih setiap hari dengan pemain sekaliber Gustavo Almeida dan Jordi Amat yang bisa meningkatkan kualitasnya lagi.
Adapun Eksel Runtukahu perlu kerja keras bila ingin dilirik Patrick Kluivert ke timnas Indonesia di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pasalnya ia bakal punya saingan untuk menarik perhatian Patrick Kluiert.
Berita Terkait
-
Bobol Gawang Tim Ole Romeny, Eks Pelatih MU Puji Bomber Anyar Persija
-
Duet Jordi Amat dan Rizky Ridho di Lini Belakang Persija? Mauricio Souza Buka Suara
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Tersisih usai Gabung Klub Thailand, Shayne Pattynama Menyusul?
-
Kevin Diks 'Jual' Suporter Timnas Indonesia ke Borussia Monchengladbach: Nanti Juga Merasakan...
-
Tersisa 4 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Masih Belum Punya Klub
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati