“Saya sedang sibuk mengurusnya, dan saya sudah bisa menyebutkan satu nama. Dia Jaïro Riedewald. Kami ingin menaturalisasinya sesegera mungkin,” tambahnya.
Namun setelah pengakuan pelatih asal Belanda itu, Jairo tak kunjung tiba ke Tanah Air untuk menjalani proses naturalisasinya.
Usut punya usut, proses naturalisasinya tersendat karena masalah dokumen. Hal ini diakui oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Menurut Erick, dokumen jebolan Ajax Amsterdam itu belum sempurna. Bahkan ia menyebut jika masalah naturalisasinya bisa lebih berat dari Maarten Paes.
Pria yang juga Menteri BUMN itu pun sampai menyewa pengacara. Tetap saja, tak ada celah dalam surat-surat Jairo yang bisa memudahkannya untuk membela panji Merah Putih.
“Sepertinya surat menyuratnya belum bisa sempurna karena memang kalau kita ingat dulu kendalanya (seperti) Marteen Paes, juga hampir delapan bulan waktu itu," ucap Erick.
“Nah Jairo, kebetulan sudah sangat welcome, tetapi surat-suratnya belum kuat. Kami sudah diskusi dengan beberapa lawyer belum ketemu (celahnya),” tambahnya.
Sekadar informasi, Jairo Riedewald tercatat pernah membela Timnas Belanda sebanyak tiga kali saat usianya masih di bawah 21 tahun.
Sejatinya menurut aturan FIFA, Jairo masih bisa berganti kewarganegaraan karena belum bermain lebih dari tiga pertandingan kompetitif di bawah usia 21 tahun.
Baca Juga: Guru Patrick Kluivert dari Banten Turun Gunung Rayu Rafael Struick Gabung Dewa United
Tapi berkaca dari pernyataan Erick dan kasus Maarten Paes, kemungkinan PSSI melihat kesulitan dalam proses naturalisasinya karena Jairo pernah berseragam Timnas Belanda U-21 di usia 21 tahun pada 2017.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan