Suara.com - Chelsea juara Piala Dunia Antarklub. Chelsea kembali mencetak sejarah di pentas dunia. Klub asal London tersebut sukses mengangkat trofi Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 setelah menaklukkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor meyakinkan 3-0.
Kemenangan ini tercipta dalam laga yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Senin dini hari waktu Indonesia bagian barat.
Prestasi ini sekaligus menandai gelar kedua Chelsea di ajang Piala Dunia Antarklub. Trofi pertama mereka diraih empat tahun silam, namun masih menggunakan format lama.
Kemenangan atas PSG membuat Chelsea semakin disegani dalam dunia sepak bola internasional dan menegaskan dominasi mereka pada musim 2024/2025.
Cole Palmer dan Joao Pedro Antar Chelsea ke Puncak Dunia
Chelsea tampil impresif dalam laga final kali ini. Gol kemenangan disumbangkan oleh Cole Palmer dengan dua gol, serta satu gol tambahan dari Joao Pedro.
Palmer mencatatkan namanya di papan skor dua kali pada babak pertama, masing-masing di menit ke-22 dan menit ke-30. Sementara itu, Joao Pedro memperbesar keunggulan di menit ke-43 setelah menerima umpan matang dari Palmer.
“Cole Palmer benar-benar luar biasa malam ini. Pergerakannya sulit ditebak dan finishing-nya sempurna,” ujar seorang pengamat yang menyaksikan langsung pertandingan itu.
Dengan strategi efektif dan penyelesaian akhir yang tajam, Chelsea mampu menghukum setiap celah dalam pertahanan PSG. Hal ini menunjukkan bagaimana konsistensi dan performa lini depan menjadi faktor penting untuk menyabet gelar juara Piala Dunia Antarklub.
Statistik Dikuasai PSG, Tapi Chelsea yang Efektif
Meski hasil akhir memihak Chelsea, statistik pertandingan justru memperlihatkan dominasi PSG dalam penguasaan bola. Tim asuhan Luis Enrique mencatatkan 67 persen penguasaan bola dan menguasai jalannya permainan di banyak momen.
Baca Juga: Bantai PSG 3-0, Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub 2025
Namun, Chelsea tampil jauh lebih efektif dengan total 10 tembakan dan 5 di antaranya tepat sasaran.
PSG sempat menciptakan peluang melalui tendangan Desire Doue, namun berhasil ditepis oleh kiper Chelsea Robert Sanchez. Di babak kedua, PSG kembali menekan melalui peluang Joao Neves dan Ousmane Dembele, tetapi lagi-lagi Sanchez tampil solid di bawah mistar.
Efektivitas dalam menyerang menjadi pembeda besar antara kedua tim. Chelsea menunjukkan bahwa tidak perlu mendominasi bola untuk memenangkan laga, asalkan mampu memanfaatkan peluang secara maksimal.
PSG Gagal Sapu Bersih Trofi Musim Ini
Kekalahan di partai final ini menutup ambisi PSG untuk menyapu bersih seluruh kompetisi musim 2024/2025. Sebelumnya, tim raksasa Prancis ini sudah berhasil meraih empat gelar domestik dan Eropa, yakni Liga Prancis, Piala Prancis, Piala Super Prancis, dan Liga Champions.
Namun mimpi meraih trofi kelima harus kandas. PSG harus menerima kenyataan pahit tersingkir dengan skor telak dan kehilangan satu pemain akibat kartu merah langsung kepada Joao Neves di menit ke-85 karena pelanggaran keras.
Kekalahan ini tentu menjadi bahan evaluasi bagi PSG yang meski dominan secara permainan, masih belum mampu mengkonversi keunggulan tersebut menjadi gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit