Suara.com - Piala Dunia Antarklub 2025 bukan hanya mencatat sejarah dari sisi jumlah peserta, tapi juga jadi ajang uji coba revolusioner di bidang teknologi perwasitan.
Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, memberikan pujian atas inovasi wasit di Piala Dunia Antarklub 2025.
Eks wasit galak Serie A Italia itu menyebut inovasi itu sukses 100 persen.
Untuk pertama kalinya, wasit utama dalam pertandingan mengenakan kamera tubuh (bodycam) yang memberikan tayangan langsung dari sudut pandang sang pengadil lapangan.
Tayangan ini memperlihatkan secara langsung apa yang dilihat wasit saat mengambil keputusan.
"Ref cam ini hasilnya luar biasa, jauh melampaui ekspektasi kami. Reaksi penonton sangat positif, bahkan banyak yang bertanya, kenapa tidak digunakan di semua pertandingan, bahkan semua olahraga,” ungkap Collina seperti dikutip dari Voetbal International.
FIFA menegaskan bahwa bodycam bukan hanya gimmick hiburan, tapi juga alat edukatif untuk melatih dan mengevaluasi performa wasit, serta membantu menjelaskan keputusan kontroversial kepada publik.
Inovasi lain adalah aturan ketat soal waktu penguasaan bola oleh kiper.
Jika penjaga gawang memegang bola lebih dari 8 detik, maka lawan akan diberikan tendangan sudut (corner kick) sebagai hukuman.
Baca Juga: Kalah di Final Piala Dunia Antarklub, Pelatih PSG: Kami Bukan Pecundang!
Aturan ini langsung menimpa kiper Ronwen Williams dari Mamelodi Sundowns, dan berhasil mencegah pemborosan waktu seperti yang kerap terjadi di masa lalu.
“Tujuannya bukan menghukum, tapi mencegah taktik buang-buang waktu. Fakta bahwa hanya dua kiper yang dihukum selama turnamen menunjukkan aturan ini dipatuhi,” kata Collina.
FIFA juga menyempurnakan sistem semi-automated offside technology (SAOT) yang kini mampu memberi sinyal kepada hakim garis sebelum pemain sempat berlari jauh dalam posisi offside.
Teknologi ini diklaim membantu mencegah gol tidak sah dan memperkuat keputusan yang tepat di lapangan.
Kecepatan sistem ini dalam mengirimkan sinyal memberi kejelasan instan dan mengurangi polemik.
Sebanyak 117 ofisial pertandingan dikerahkan dalam Piala Dunia Antarklub 2025.
Mereka mendapatkan pujian karena sukses memimpin pertandingan-pertandingan besar dengan tekanan tinggi, terutama mengingat format turnamen baru yang melibatkan lebih banyak tim.
Berita Terkait
-
Kalah di Final Piala Dunia Antarklub, Pelatih PSG: Kami Bukan Pecundang!
-
Trump Ikutan Selebrasi Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub, Cole Palmer Mencak-mencak
-
Bak Langit dan Bumi! Adu Lezat Nasi Kotak Presiden 2025 vs Bubur Aneh di Piala Dunia Antarklub
-
Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub 2025, Enzo Maresca Sindir Luis Enrique
-
4 Fakta Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub 2025 Usai Bungkam PSG 3-0
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji