Suara.com - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, tampil sebagai sosok kunci dalam kesuksesan The Blues menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025.
Di konferensi pers usai kemenangan telak 3-0 atas PSG, Maresca tak hanya membahas taktik dan pertandingan, tetapi juga memberikan pujian khusus untuk beberapa pemainnya.
Tak hanya itu, Maresca pun sempat angkat bicara soal pelatih PSG, Luis Enrique. Menurut pelatih asal Italia itu, ia menaruh hormat kepada Enrique.
Pelatih asal Italia itu juga memberikan penghormatan kepada PSG dan Luis Enrique, yang sempat menjadi mentornya saat masih di Barcelona.
“Mereka tim hebat dengan pelatih yang saya hormati. Saya banyak belajar dari Luis Enrique,” kata Maresca seperti dikutip dari Marca.
Terkait insiden antara pemainnya, Joao Pedro dengan Luis Enrique, Maresca mengaku tak menyadari hal tersebut.
“Ketika pertandingan usai, saya langsung menyalami pemain dan tidak tahu banyak soal apa yang terjadi. Saya tidak bisa menambahkan banyak soal itu," ungkapnya.
Di sisi lain, Maresca memberikan pujian khusus kepada pemain seperti Marc Cucurella yang disebutnya sebagai "karakter" dalam tim.
"Cucurella luar biasa musim ini bersama kami. Ia cerdas di atas lapangan, dan di luar lapangan dia adalah karakter yang menyenangkan. Malam ini, dia pasti akan jadi salah satu yang paling meriah dalam pesta juara," ujar Maresca dengan senyum.
Baca Juga: 4 Fakta Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub 2025 Usai Bungkam PSG 3-0
Maresca pun menyebut penampilan Palmer sangat sesuai harapan.
“Pertandingan seperti ini memang momen untuk pemain seperti Palmer. Dan dia membuktikan kualitasnya,” kata Maresca.
Kronologis Luis Enrique Hantam Joao Pedro
Final Piala Dunia Antarklub 2025 di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat menyisakan insiden yang melibatkan pelatih PSG, Luis Enrique dengan striker Chelsea, Joao Pedro.
Luis Enrique, yang tertangkap kamera menghantam Joao Pedro, di tengah kericuhan yang melibatkan pemain kedua tim.
Insiden panas ini berawal saat kiper PSG, Gianluigi Donnarumma, mendatangi salah satu pemain Chelsea dengan emosi tinggi.
Kiper Italia itu kemudian bersitegang dengan Joao Pedro. Adu argumen pun terjadi, dan dari situlah api mulai menyala.
Luis Enrique yang tampaknya terbawa suasana panas, ikut masuk ke tengah keributan.
Meski sempat ditahan oleh Presnel Kimpembe, sang pelatih kehilangan kontrol.
Dalam situasi saling dorong dan teriakan antar pemain, Enrique tertangkap kamera memberikan tamparan ke wajah Joao Pedro.
Luis Enrique usai pertandingan berdalih bahwa ia bermaksud melerai ketegangan antar kedua pemain.
“Saya hanya ingin memisahkan mereka,” ujar Enrique.
“Di akhir laga, ada banyak ketegangan. Saling dorong terjadi dan saya mencoba mencegah agar situasi tidak memburuk. Tapi pada akhirnya, semua ini sebenarnya bisa dihindari oleh semua pihak.” sambung pelatih asal Spanyol itu.
Mengenai insiden spesifik dengan Joao Pedro, Enrique menolak memberikan detail lebih jauh.
Namun ia mengakui bahwa situasi itu bukan sesuatu yang patut terjadi dalam dunia sepak bola profesional.
“Itu situasi yang bisa dihindari. Saya tidak ingin membesar-besarkan atau menyalahkan siapa pun. Saya ke sana untuk melerai, bukan memprovokasi.” tegasnya.
Chelsea menjadi juara Piala Dunia Antarklub FIFA setelah menghajar Paris Saint-Germain dengan skor 3-0.
Pada pertandingan ini kemenangan Chelsea atas PSG hadir berkat gol dari Cole Palmer (2) dan Joao Pedro di babak pertama.
Ini merupakan gelar kedua Chelsea pada ajang Piala Dunia Antarklub setelah pada empat tahun lalu menjadi juara ketika format turnamen tersebut masih tidak seperti edisi 2025.
Tag
Berita Terkait
-
4 Fakta Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub 2025 Usai Bungkam PSG 3-0
-
Kronologis Luis Enrique Hantam Joao Pedro, Berawal dari Emosi Donnarumma
-
Sempat Diremehkan, Cole Palmer Puas Bungkam PSG dan Juarai Piala Dunia Antarklub
-
Hantam Joao Pedro di Final Piala Dunia Antarklub, Luis Enrique: Saya Bodoh
-
Bantai PSG 3-0, Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub 2025
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Kabar Baik untuk Persib Bandung Jelang Hadapi Persebaya, Gelandang Rp17,38 Miliar Siap Comeback
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Sulit Tembus Skuad Utama, Elkan Baggott Didesak Tinggalkan Ipswich Town Musim Depan