Suara.com - Nama Muhammad Ferarri kembali mencuat menjelang gelaran Piala AFF U-23 2025. Bek muda yang pernah menjadi rekan Jay Idzes di Timnas Indonesia ini mendapat sorotan langsung dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF).
Muhammad Ferarri disebut sebagai sosok sentral di lini belakang Garuda Muda dan digadang-gadang bakal menjadi pemimpin tim di turnamen tersebut.
Ferarri dan Idzes sempat tampil bersama saat Timnas Indonesia menahan imbang Arab Saudi 1-1 pada laga ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang berlangsung 5 September 2024 lalu.
Kini, Ferarri kembali dipercaya memperkuat skuad Merah Putih di level U-23.
Dalam pernyataan resminya, AFF menyebut Ferarri sebagai pemain yang memiliki kontribusi konsisten dan karakter kepemimpinan kuat.
Ia menjadi satu dari sedikit nama yang dinilai punya kapasitas sebagai kapten, berkat pengalamannya memimpin skuad Garuda di Piala AFF 2024.
"Ferarri adalah pemimpin tim dan pilar pertahanan Indonesia di kedua kompetisi (Piala AFF U-23 2023 dan Piala Asia U-23 2024)," tulis AFF dalam laman resminya, Aseanutdfc, Senin (14/7/2025).
Berstatus pemain Bhayangkara FC, tanggung jawab Ferarri kini jauh lebih besar dibanding masa-masa awal kariernya bersama Persija Jakarta.
Ia dipercaya sebagai bek tengah utama yang punya peran vital dalam menjaga keseimbangan pertahanan timnas U-23.
Baca Juga: Pelatih Irak Dibuat Pusing Timnas Indonesia Jelang Ronde 4: Kami Coba Hubungi, tapi...
Fisik tangguh dan mental bertanding tinggi membuat Ferarri dianggap sebagai pemain yang tak hanya kuat di lapangan, tapi juga mampu mengangkat moral tim.
Tak heran jika AFF menempatkannya sebagai figur sentral Garuda Muda, terlebih dengan pesaing tangguh dari negara-negara tetangga seperti Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
Nama-nama seperti Nguyen Van Truong (Vietnam), Seksan Ratree (Thailand), dan Haqimi Aziz (Malaysia) bakal menjadi rival Ferarri dalam merebut sorotan di panggung turnamen kawasan.
Namun, pengalaman internasional dan kematangan bermain Ferarri membuatnya punya keunggulan tersendiri di mata pengamat.
Dengan usia baru 22 tahun, karier Ferarri masih panjang dan menjanjikan. Ia disebut AFF sebagai simbol kebangkitan generasi muda sepak bola Indonesia, sosok pemimpin sejati yang mampu memberi pengaruh positif di dalam dan luar lapangan.
Turnamen ini diyakini menjadi ajang pembuktian bagi Ferarri, bahwa ia layak menyandang status sebagai bek masa depan tim nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan