Suara.com - Momen penuh emosi terjadi di Stadion Mireu Yongin saat final Piala Asia Timur 2025 mempertemukan Korea Selatan dengan Jepang. Dalam laga tersebut, Shin Tae-yong, mantan pelatih Timnas Indonesia dan kini menjabat Wakil Presiden Federasi Sepakbola Korea (KFA), hadir langsung menyaksikan tim kebanggaannya bertanding.
Sayangnya, hasil pertandingan tidak sesuai harapan. Jepang keluar sebagai juara setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0.
Gol cepat yang dicetak oleh Ryo Germain di menit ke-8 menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan sarat gengsi ini.
Shin Tae-yong tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya, terutama karena ini adalah final penting di kawasan Asia Timur.
Kekalahan yang Menyakitkan Tapi Fokus Tetap ke Piala Dunia 2026
Dalam pernyataannya usai laga, Shin Tae Yong menyampaikan, "Jepang menjuarai turnamen EAFF. Sayang sekali, tapi tujuan kami [Korea Selatan] adalah Piala Dunia."
Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa meski gagal meraih gelar di ajang Piala Asia Timur 2025, Korea Selatan tetap membidik tujuan yang lebih besar: Piala Dunia 2026.
Kekalahan dari Jepang memang menjadi catatan tersendiri bagi tim nasional Korea, namun dalam konteks yang lebih luas, Shin Tae-yong menilai bahwa performa timnya harus dinilai dari upaya panjang mereka dalam proses menuju pentas dunia.
Pertandingan final EAFF 2025 ini ditonton langsung oleh Shin Tae Yong bersama orang-orang terdekatnya. Dalam suasana penuh harap, ia hadir bersama Jeje dan putranya, Jaehyuk. Meskipun kecewa, ia tetap menikmati atmosfer pertandingan yang menurutnya sangat intens.
"Waktu untuk menyusun rencana B memang singkat, tapi para pemain tim nasional Korea bekerja keras. Bersama Jeje dan putra kedua saya, Jaehyuk, kami sangat menikmatinya [pertandingan ini]," ucapnya.
Baca Juga: Jadwal Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026, Nasib Timnas Indonesia Ditentukan Hari Ini
Sosok Shin Tae-yong memang dikenal sebagai pelatih sekaligus tokoh sepakbola yang konsisten mendukung timnya, baik saat menang maupun kalah.
Perjalanan Gemilang Korea Selatan di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Berpindah ke konteks yang lebih luas, Korea Selatan sebenarnya sudah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026.
Kepastian ini diraih berkat performa luar biasa di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Mereka tampil tanpa kekalahan, meraih enam kemenangan dan empat hasil imbang.
Prestasi ini membuat Korea Selatan keluar sebagai juara Grup B dan berhak melaju langsung ke putaran final Piala Dunia 2026.
Dalam setiap laga kualifikasi, Korea Selatan menunjukkan permainan dominan dan disiplin, sesuatu yang menjadi kebanggaan bagi publik sepakbola Asia, terutama dengan keterlibatan Shin Tae-yong di belakang layar sebagai pengambil keputusan.
Target Besar Menanti di Piala Dunia 2026
Dengan tiket ke Piala Dunia 2026 telah di tangan, tantangan sebenarnya kini dimulai bagi tim nasional Korea. Fokus akan bergeser dari turnamen regional ke persiapan menyambut persaingan tingkat dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?
-
Diberhentikan Sponsor dan 'Dikeramasi' Satu Indonesia, Fadly Alberto Hengga Muncul dan Ucap Ini
-
Siapa Rakha Nurkholis? Bek Muda yang Jadi Korban Tendangan Kungfu Fadly Alberto
-
Persija Tantang PSIM Yogyakarta, Mauricio Souza Punya Kunci Buat Menang
-
Kesalnya Bojan Hodak Usai Persib Bandung Ditahan Dewa United
-
Kesal Gagal Kalahkan Persib, Pelatih Dewa United: Lawan Hanya Main Bola-bola Panjang
-
AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia