Lalu bagaimana dengan Irak? Rekam jejak Indonesia jauh lebih buruk.
sembilan pertemuan yang pernah tercatat, Indonesia belum pernah meraih satu kemenangan pun. Hasil terbaik yang pernah diraih hanyalah imbang 1-1 pada tahun 1973.
Selebihnya, Indonesia harus mengakui keunggulan Irak di delapan pertandingan lainnya. Irak bahkan sering kali menang dengan skor mencolok.
Misalnya, kemenangan 4-0 di Merdeka Tournament 1978 dan 5-1 pada laga kualifikasi Piala Dunia tahun 2023.
Kekalahan terakhir dari Irak terjadi pada 6 Juni 2024. Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk Indonesia.
Kekalahan itu sekaligus mempertegas dominasi Irak atas skuad Garuda dalam dua dekade terakhir.
Melihat catatan ini, Indonesia akan menghadapi dua tim yang secara statistik berada di atas kertas.
Meski kini banyak hal telah berubah, terutama dari segi materi pemain dan dukungan publik, sejarah tetap menjadi pengingat bahwa perjuangan akan sangat berat.
Baca Juga: Ole Romeny Cedera, PSSI Tambah 2 Pemain Keturunan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
Namun, Indonesia tidak boleh gentar. Kemenangan 2-0 atas Arab Saudi pada akhir 2024 membuktikan bahwa segala hal bisa terjadi di sepak bola.
Persiapan mental dan fisik juga sangat penting. Lawan-lawan seperti Irak dan Arab Saudi dikenal lihai dalam memanfaatkan momen, baik secara taktikal maupun psikologis. Indonesia tidak boleh terpancing dan harus tetap fokus dengan gaya main sendiri.
Rotasi dan kedalaman skuad juga jadi kunci. Jadwal yang padat dan kompetisi yang ketat membuat semua pemain harus siap tampil kapan saja.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup