Suara.com - Apakah megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, siap masuk Islam setelah memutuskan akan tinggal selamanya di Arab Saudi?
Cristiano Ronaldo merupakan salah satu figur ternama di sepak bola modern berkat penampilan apik dan konsistennya di abad ke-21.
Pemain yang kini telah berusia 40 tahun itu tercatat mampu mencetak 938 gol di karier profesionalnya dari total 1281 penampilan sejak 2022.
Selain bergelimang gol, Ronaldo juga bergelimang gelar saat membela Sporting CP, Manchester United, Real Madrid, Juventus, dan juga bersama Timnas Portugal.
Berkat penampilan apiknya bersama tim-tim itu, pria yang biasa dijuluki CR7 ini mampu meraih lima gelar Ballon d’Or.
Setelah meraih semua gelar di Eropa, Ronaldo memutuskan melanjutkan kariernya di Arab Saudi dengan bergabung Al Nassr pada akhir tahun 2022.
Hingga pertengahan tahun 2025 ini, pria kelahiran Madeira, Portugal ini masih bertahan di tanah Arab. Bahkan, ia baru saja memperpanjang kontraknya dengan Al Nassr hingga 2027.
Karena telah lama tinggal di Arab Saudi, Ronaldo pun memiliki hasrat untuk tinggal selamanya di negara Timur Tengah itu.
“Keluarga saya selalu mendukung keputusan saya, dan kami bahagia di sini. Orang-orang memperlakukan kami dengan sangat hangat. Itulah sebabnya kami ingin tinggal dan membangun kehidupan kami di sini,” ujar Ronaldo, dikutip dari Times of India.
Baca Juga: Pemain Keturunan Rp 31,2 Miliar Muncul Komentar Timnas Indonesia di Grup Neraka, Mau Bantu?
Dengan keinginannya tinggal selamanya di Arab Saudi, akankah Cristiano Ronaldo akan menjadi Mualaf atau pindah keyakinan dengan memeluk agama Islam?
Ronaldo yang Dekat dengan Islam
Agama Islam sejatinya bukanlah hal yang asing bagi seorang Cristiano Ronaldo. Dirinya bahkan dekat dengan agama samawi ini berkat rekan-rekan setimnya.
Masih segar dalam ingatan di mana pesepak bola Muslim, Mesut Ozil, mengaku Ronaldo selalu senang mendengarnya membaca kitab suci Al-Qur’an dan berbicara soal Islam.
“Saya selalu membaca Al-Qur'an sebelum setiap pertandingan. Saya berdoa dan rekan satu tim saya tahu bahwa mereka tidak bisa berbicara dengan saya saat ini,” kenang Ozil, dikutip dari Buzz Ideazz.
"Di Real Madrid, Cristiano Ronaldo selalu senang mendengar saya membaca Al-Qur'an atau berbicara tentang agama saya, Islam,” lanjutnya.
Tak hanya itu, kedekatan Ronaldo dengan Islam juga terlihat dari tindakannya. Salah satunya terlihat saat dirinya sudah berseragam Al Nassr.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit