Namun di tengah ambisi besar tersebut, FAM kini harus menampilkan sorotan tajam dari berbagai pihak, terutama soal transparansi proses naturalisasi.
Sejumlah pengamat menganalisis legalitas dokumen yang digunakan oleh pemain naturalisasi, mengingat sebagian dari mereka tidak memiliki latar belakang kerabatan atau sejarah keluarga yang jelas dengan Malaysia.
Isu ini menjadi bola panas setelah Justinus Lhaksana mengungkap kemungkinan adanya rekayasa silsilah keturunan untuk mempercepat proses naturalisasi.
Jika tuduhan ini terbukti, maka FAM berpotensi melanggar regulasi FIFA terkait kelayakan pemain, yang bisa berakhir pada hukuman administratif hingga sanksi berat terhadap tim nasional.
Meski begitu, hingga kini belum ada pertanyaan resmi yang diumumkan.
FAM juga belum memberikan pernyataan tegas untuk menanggapi dugaan rekayasa tersebut, selain menegaskan bahwa semua proses telah dilakukan sesuai prosedur.
Di sisi lain, media dan publik Malaysia mulai terbelah, tentu ada yang pro dan kontra mengenai isu ini..
Sebagian mendukung langkah FAM demi kemajuan prestasi sepak bola nasional, sementara lainnya khawatir reputasi Malaysia bisa tercoreng di mata dunia jika tuduhan itu terbukti benar.
Baca Juga: Here We Go! Pemain Keturunan Skotlandia Berminat dengan Indonesia
Berita Terkait
-
Here We Go! Pemain Keturunan Skotlandia Berminat dengan Indonesia
-
Gagal Total di Piala AFF U-23 2025, Suporter Malaysia Ngamuk Singgung Pemain Naturalisasi
-
Harga BBM di Malaysia Turun Drastis! Rakyat Dapat Uang Tunai
-
FIFAe World Cup 2025 Segera Digelar Akhir Tahun Ini
-
Jejak 'Raja Minyak' Terendus di Malaysia, Kejagung Siapkan Strategi Khusus Jemput Paksa Riza Chalid
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!