Suara.com - Sassuolo dikabarkan menikung perburuan Jay Idzes yang sebelumnya telah dilaporkan bakal gabung Torino.
Jay Idzes menjadi prospek panas di bursa transfer 2025/2026. Kini saga transfer kapten Timnas Indonesia sudah hampir di ujung cerita.
Awalnya Torino disebut sebagai klub yang telah mencapai kesepakatan dengan Venezia untuk memboyong bek 25 tahun ini.
Kabar tersebut disampaikan oleh jurnalis transfer terkemuka asal Italia, Nicolo Schira via akun X pribadinya.
“Jay Idzes telah menyepakati syarat pribadi untuk kontrak hingga 2029 (1 juta euro per tahun) dengan Torino, yang kini sedang berupaya mencapai kesepakatan dengan Venezia di kisaran 8-9 juta euro plus bonus,” tulis Schira.
Nicolo Schira mengungkap bahwa Jay Idzes telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Torino terkait kontrak jangka panjang hingga tahun 2029 dengan nilai gaji mencapai €1 juta per musim (sekitar Rp17,4 miliar).
Akan tetapi, dari laporan terbaru Sassuolo berusaha membajak transfer kapten Timnas Indonesia ini.
Laporan ini datang dari jurnalis transfer paling kredibel di Italia, Gianluca Di Marzio.
Menurutnya, Sassuolo tidak hanya mengincar Jay Idzes, tetapi langsung menyelesaikan kesepakatan paket ganda dengan Venezia yang juga melibatkan bek Fali Cande.
Baca Juga: Berapa Gaji Jay Idzes di Torino?
“Sassuolo mendatangkan dua perekrutan sekaligus, Jay Idzes dan Fali Cande yang didatangkan dari Venezia," tulis laporan Gianluca Di Marzio di laman resminya.
"Kedua pemain ini didatangkan dengan nominal 11 juta euro, meningkat menjadi 12 juta euro jika Sassuolo bertahan di Serie A,” sambungnya.
Di Marzio juga merinci alokasi dana dari paket transfer tersebut, di mana porsi terbesar diinvestasikan untuk mendapatkan jasa Idzes.
“Jay Idzes dihargai 7 hingga 8 juta euro, sedangkan 3 sampai 4 juta euro sisanya diinvestasikan untuk Fali Cande,” lanjut Gianluca Di Marzio.
Nicolo Schira juga melaporkan bahwa Sassulo juga menawarkan gaji yang lebih tinggi ketimbang Torino.
"Jay Idzes akan tanda tangan kontrak dengan Sassuolo sampai 2028 (1,1 juta euro pertahun + bonus). Venezia akan menerima 8 juta euro ditambah bonus," sebuntnya.
Berita Terkait
-
Profil Sassuolo, Predator Serie A Liga Italia Calon Klub Jay Idzes
-
Jadwal Pertandingan Jay Idzes di Klub Baru Serie A Liga Italia 2025-2026, Jika Sudah Deal
-
Selamat Datang Jay Idzes ke Sassuolo, Kabarnya Sudah Tes Medis
-
Jay Idzes Terombang-ambing Sana Sini, Benarkah Sudah Resmi Dibeli Torino?
-
Sassuolo Bajak Transfer Jay Idzes dari Genggaman Torino
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati