Stefano Turati memang kembali dari masa peminjaman di Monza, namun manajemen klub ingin sosok berpengalaman yang bisa langsung menjadi tumpuan.
Dengan promosi ke Serie A usai menjuarai Serie B musim lalu, Sassuolo sadar bahwa mereka harus memperkuat lini belakang untuk menghadapi kerasnya kompetisi papan atas Italia.
Muric, meskipun memiliki catatan buruk di musim terakhirnya, dinilai masih punya potensi besar jika dibina dengan tepat.
Skema Transfer yang Menguntungkan
Menggunakan skema pinjaman berbayar dengan opsi pembelian membuat Sassuolo bisa menguji performa Muric tanpa harus langsung menggelontorkan dana besar.
Jika ia kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya, opsi beli permanen bisa diaktifkan pada akhir musim.
Langkah ini juga menunjukkan ambisi besar Sassuolo di bursa transfer. Setelah mendatangkan Idzes, yang diharapkan menjadi pilar lini belakang, klub kini membidik penjaga gawang dengan pengalaman internasional.
Muric, yang lahir di Swiss namun membela Timnas Kosovo, pernah membela klub-klub seperti Manchester City, NAC Breda, Nottingham Forest, Girona, Willem II, Adana Demirspor, hingga Burnley.
Baca Juga: Eliano Reijnders Tampil, Mees Hilgers Hilang dari FC Twente, Menuju Transfer Besar?
Berita Terkait
-
Eliano Reijnders Tampil, Mees Hilgers Hilang dari FC Twente, Menuju Transfer Besar?
-
Jay Idzes Pecahkan Rekor Transfer, Jadi Bek Termahal Sassuolo
-
Gabung Sassuolo, Ini 3 Nama Saingan Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
-
Pilih Nomor 21, Jay Idzes Ikuti Jejak Pemain Gagal Liverpool di Sassuolo
-
Peringkat Timnas Putri Merosot, Liga Wanita Bisa Jadi Solusi Bagi PSSI?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!