Suara.com - Status prestisius langsung disandang oleh kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes setelah kepindahannya ke Sassuolo diresmikan.
Tak hanya kembali ke panggung Serie A Italia, Jay Idzes kini juga menjelma sebagai bek dengan nilai pasar tertinggi di skuad Neroverdi.
Bahkan ia mengungguli pemain berlabel timnas Italia yang ada di tim Sassuolo.
Kepastian transfer Jay Idzes diumumkan secara langsung melalui laman resmi klub mengakhiri saga transfernya dari Venezia FC.
"Sassuolo Calcio AS mengumumkan perekrutan permanen pemain Jay Idzes dari Venezia FC," tulis pernyataan klub.
"Dari seluruh keluarga besar hitam dan hijau, selamat datang Jay!" sambutnya.
Dengan mahar transfer yang dilaporkan sekitar 8 juta euro dan kontrak jangka panjang hingga Juni 2029, Sassuolo jelas menaruh investasi besar pada pemain keturunan Semarang ini.
Kepercayaan ini tercermin dari valuasinya di bursa transfer.
Melansir dari Transfermarkt, Jay Idzes kini memiliki nilai pasar mencapai 7,5 juta euro atau sekitar Rp 142 miliar.
Baca Juga: Jay Idzes Pakai Jam Tangan Rolex dari Prabowo saat Teken Kontrak Sassuolo
Angka tersebut menempatkannya di puncak daftar bek termahal di Sassuolo.
Ia langsung mengungguli rekrutan baru lainnya, Tarik Muharemovic bek tengah timnas Bosnia yang didatangkan dari Juventus Next Gen dengan nilai pasar 7 juta euro.
Bahkan yang lebih impresif, nilai pasar Idzes jauh melampaui Filippo Romagna, seorang bek yang pernah menjadi andalan timnas U-21 Italia.
Romagna saat ini hanya memiliki nilai pasar sebesar 800 ribu euro.
Nah, tak lama setelah diresmikan, Idzes pun langsung menyapa para pendukung barunya dengan antusias.
"Halo semuanya, saya di sini. Saya sangat senang berada di sini. Sampai jumpa di stadion," kata Jay Idzes.
Berita Terkait
-
Fisik Oke, Mental Baja, Tapi Apakah Taktik Sassuolo Cocok untuk Jay Idzes?
-
Jarang Diketahui Orang, Jay Idzes Cuan 3 Hal Ini 1 Detik Debut di Sassuolo
-
Harga Pasar Jay Idzes Melonjak, Cuma Kalah dari 5 Pemain di Sassuolo
-
3 Pemain Timnas Indonesia Berkarier di Top 5 Liga Eropa
-
Profil Fabio Grosso, Pelatih Jay Idzes di Sassuolo Pahlawan Piala Dunia Timnas Italia
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Statistik Emil Audero Tampil Menggila di Gewiss Stadium Meski Cremonese Takluk
-
Dijamu West Ham, MU Kehilangan Tiga Pemain Penting, Siapa Saja?
-
Format FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Lawan St Kitts and Nevis, Potensi Jumpa Bulgaria di Final
-
PSSI Ungkap Pergerakan John Herdman Keliling Eropa Cari Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Jelang FIFA Series 2026, PSSI Ungkap Persiapan Timnas Indonesia
-
Berkaca Kasus Solskjaer, Berbatov Minta Manchester United Tahan Diri Permanenkan Carrick
-
Cristiano Ronaldo Diprediksi Akhiri Aksi Mogok, Siap Bela Al Nassr Akhir Pekan Ini
-
Belum Punya Caps Resmi, PSSI Berpeluang Besar Bajak Daijiro Chirino dari Curacao
-
Lawan Saint Kitts and Nevis Jadi Ujian Perdana Garuda di Turnamen Bergengsi FIFA Series 2026
-
3 Fakta Daniel Klein Kiper Keturunan Indonesia di Bundesliga, Penerus Paes dan Audero